Ruteng,Indometro.id – Akses jalan utama di jalur Pagal–Beamese, tepatnya di Dusun Cumpe, Desa Golo, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menjadi sorotan. Jalan tersebut mengalami kerusakan parah sehingga menyulitkan warga dan pengguna kendaraan.
Sejak tahun 2022 hingga 2024, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah membangun jalan sepanjang sekitar 6 kilometer dari Desa Beamese hingga Dusun Tungku desa Golo kecamatan Cibal kabupaten Manggarai. Namun, sisa ruas sepanjang 3 kilometer menuju Golo Gereng masih menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Manggarai dan hingga kini belum tersentuh pembangunan. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat sering terhambat. Tak jarang penumpang harus turun dari kendaraan dan membantu menyusun batu agar bisa melintas kembali.
Menyikapi kondisi ini, masyarakat dari empat desa yakni Desa Lando, Desa Beamese, Desa Perak, dan Desa Golo berinisiatif melakukan aksi bhakti sosial. Dengan dukungan penuh para kepala desa, mereka memperbaiki sebagian titik jalan rusak parah tersebut dengan membuat rabat sepanjang kurang lebih 30 meter.
Kepala Desa Golo, Eduardus Harbu, S.Pd, menjelaskan bahwa gotong royong menjadi pilihan terbaik di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini.
“Mengeritik pemerintah tidak cukup jika tidak diikuti dengan tindakan nyata. Gotong royong adalah wujud nyata kepedulian kita untuk membantu pemerintah sekaligus meringankan beban masyarakat yang setiap hari melewati jalur jalan yang rawan ini,” ujar Edu.
Aksi sosial ini melibatkan sejumlah pemimpin desa: Kades Golo (Eduardus Harbu, S.Pd), Kades Lando (Dionisius Madas, S.Pd), Kades Beamese (Siprianus Tari) Kades Perak (Yohanes Amat), pengawas pendidikan kecamatan Cibal, Silvester Kare, S.Pd beserta para tokoh masyarakat. Mereka bekerja sama dengan warga, serta dukungan penuh Pastor Paroki Rii, Romo Tarsi Syukur, Pr, untuk memperbaiki jalur yang menjadi titik rawan kecelakaan ini.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa beberapa instansi secara sukarela mengumpulkan sejumlah uang sebesar seratus ribu rupiah per orang untuk memperlancar kegiatan kerja bakti ini. Mereka adalah para pendidik dan tenaga kependidikan di SDI Perak, SMP Negeri 3 Cibal, SMA Negeri 3 CIBAL dan para Nakes di PKM Beamese.
Eduardus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik tenaga, dana dan waktu, maupun dukungan moral. Ia juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai dapat segera melanjutkan pembangunan lanjutan pada tahun 2026, sehingga akses transportasi masyarakat di wilayah ini lebih aman dan lancar kembali.
Gotong royong ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat Manggarai khususnya di Kecamatan Cibal tetap terjaga, bahkan di tengah keterbatasan anggaran. Dengan budaya saling membantu, warga menunjukkan kepedulian nyata terhadap infrastruktur yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari di Kecamatan ini. (****)




Posting Komentar untuk "Warga Empat Desa di Cibal Manggarai Kompak Perbaiki Jalan Rusak Lewat Bhakti Sosial"