SUBANG, INDOMETRO.ID - Kegiatan pembangunan bronjong yang dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Subang yang berlokasi di Kampung Keresek Baru, Desa Sumurgintung, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, menuai sorotan. Pasalnya, proyek tersebut diduga tidak transparan karena tidak adanya papan informasi kegiatan di lokasi meski sudah berjalan selama lima hari.
Bronjong merupakan struktur penahan longsor di tepi sungai yang dibuat dari anyaman kawat baja berlapis seng (galvanis) berbentuk kotak, kemudian diisi dengan batu kali untuk mencegah erosi.
Kepala Desa Sumurgintung Hj. Aas saat dimintai keterangan dirinya mengaku tidak mengetahui proyek tersebut.
"Kami, belum tahu proyek tersebut karena belum ada pemberitahuan ke desa," Akuannya.
Sementara, Pelaksana pekerjaan yang tidak menyebutkan namanya saat dikonfirmasi dirinya menyampaikan bahwa proyek tersebut sudah berjalan lima hari
" Pekerjan ini sudah berjalan lima hari pak," Ujar Seorang Pekerja tersebut kepada indometro.id, Senin (15/9).
Selain itu, Ia juga menyapaikan bahwa anggaran pekerjaan bronjong tersebut menelan biaya sebesar sekitar 80 juta dengan tinggi 4,50 meter
" Pekerjaan ini dibiayai 80 juta, memakan 77 kubik atau menghabiskan 77 bronjong, Per satu bronjongnya 1 kubik," terang dia
Ia menambahkan bahwa papan proyek pembangunan bronjong tersebut rencananya akan di bawa hari ini.
"Tadi saya sudah tanyakan ke pemborong dan saya juga tadi menyamapiakan ada yang nanyain papan proyek," Pungkas Dia
Udin


Posting Komentar untuk "Proyek Bronjong dari Dinas PUPR di Desa Sumurgintung Subang, Diduga Tidak Transparan"