-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Kisah Viral Ayah Menggendong Anaknya Yang Sudah Hafal Al-Qur'an

redaksi
Selasa, 21 Juni 2022, Juni 21, 2022 WIB Last Updated 2022-06-22T02:58:20Z
iklan disini :





Solo, indometro.id  - Video yang memperlihatkan seorang bapak menggendong anaknya yang khatam Al-Qur'an viral di media sosial. Sosok bapak yang menggendong anaknya diketahui sebagai dosen Universitas Diponegoro (Undip), Samsulhuda Budi Mustofa.


Peristiwa haru itu terjadi saat pemberian sanad di Pondok Tahfidz Qur'an MAN 1 Kudus. Sang anak, Ahmad Husni Mubarak Yasin diketahui sebagai 10 siswa yang mampu menghafal dan khatam 30 juz.


Yasin mengaku lega bisa lulus menghafal dan khatam Al-Qur'an 30 juz. Dia menyebut kejadian video yang viral itu terjadi spontan usai dia dinyatakan lulus untuk mendapatkan sanad.


"Jadi itu kan habis selesai doa lah, habis itu bahasanya sowan sungkem ke ibu dan ayah lalu ke kakek, ke bulik dan juga ke Ustaz Mansur. Namanya terharu sudah lama menjalani ujian juga di situ di tengah ada sedikit masalah, sampai akhirnya hari ke-11 lulus dengan nilai yang diharapkan," ujar Yasin ditemui di MAN 1 Kudus, Selasa (21/6/2022) kemarin.


"Tidak pernah membayangkan kalau itu viral, mau melakukan yang diminta kiai digendong ngikut, dan viral ke mana-mana," ungkap dia.


Anak ketiga dan empat bersaudara ini pun berencana melanjutkan mondok ke Ponpes Al-Aqsa Kudus. Setelah itu, dia akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Madinah.


"Insyaallah ingin melanjutkan ke Madinah setelah mengabdi, cita-citanya kalau ingin menjadi enterpreneur yang sukses," ungkapnya.


Hal senada juga disampaikan ayahnya Samsul. Samsul mengaku spontan ketika menggendong putranya mengelilingi lapangan.


"Untuk gendong menggendong itu sebenarnya spontanitas. Saya pikirkan saat itu adalah hafal (Al-Qur'an) secara agama kan fadhol Tuhan, Allah memberikan penghafal kepada orang-orang pilihan Allah," ujar Samsul kemarin.


"Kebetulan ada yang video, namanya orang gembira rasanya kayak orang umrah, kayak tawaf, terus gendong beberapa langkah itu ingatnya kayak orang tawaf. Langsung saya nangis, berdoa. Ya Allah muliakan kami dengan Al-Qur'an mu, begitu," sambung Samsul.


Samsul mengaku terharu dengan kegigihan putranya untuk bisa khatam Qur'an. Terlebih khataman 30 juz itu dalam rangka mengambil sanad. Di mana syarat untuk bisa khatam Qur'an ini dinilainya cukup berat.


"Itu harus pengendapan. Misalkan sehari tidak mampu bisa diganti dengan khatam diganti sehari boleh, tetapi tujuh hari berturut-turut itu harus selesai dengan syarat, setiap satu juz-nya itu tidak boleh ada kesalahan tiga hari," ujar Samsul.


"Kalau dalam 1-30 juz itu salah satunya ada yang kesalahan lebih dari tiga, maka diulang lagi. Anak saya sampai 11 hari, sampai akhirnya Jumat (17/6) saya bisa mendampingi khataman terakhir, dari subuh sampai sore," kata Samsul menambahkan.

Di sisi lain, Samsul mengaku tak menyangka Yasin bisa menuntaskan khataman Qur'an. Sosok Yasin disebutnya sering mengantuk.

"Yasin orangnya pendiam, dulu yang pernah saya lihat itu orangnya ngantukan, tapi uniknya ya secara intelektual saya tidak tahu, Allah memberikan kemampuan yang lebih. Dia menjadi juara 2 di sekolah ini dan menyelesaikan 30 juz, meski tertatih-tatih dan itu upaya yang menurut saya hebat sekali," terang dia.

Samsul mengaku selalu berpesan agar putranya itu bisa serius belajar Al-Qur'an.


"Satu hal yang saya sampaikan, nang sinau Al-Qur'an yang serius manut sama kiainya apapun yang terjadi itu fadhol Allah itu saja," terangnya.


Sementara itu, Kepala MAN 1 Kudus, Suhamto mengatakan total ada 69 siswa yang diwisuda hari ini. Dari jumlah itu, ada 10 siswa yang menyelesaikan hafalan dan khatam 30 juz. Dia menyebut viralnya bapak gendong anak di sekolahnya itu spontanitas.


"Dalam ajaran Islam, anak yang hafal Al-Qur'an kelak akan menuntun dan menggendong orang tuanya ke surga. Maka, kemarin itu bentuk syukur orang tua karena anaknya kelak, insyaallah, akan menggendongnya ke surga," jelas Suhamto.


Pengasuh Pondok Tahfidz Qur'an MAN 1 Kudus, masur, juga menyebut sosok Yasin sebagai orang yang sering mengantuk saat belajar. Dia juga tak menyangka Yasin justru bisa menghafalkan Al-Qur'an 30 juz.


"Yasin itu orangnya ngantukan, hobi ngantuk, tapi tidak tahu kok tiba-tiba selesai, tidak tahu. Tetapi orangnya pintar cerdas, bareng cerdas ngantuk juga itu, dan Al-Quran itu selesai alhamdulillah. Kemarin itu pada 17 Ramadan menghafal dua kali khatam, itu belum bisa, akhirnya tekun lagi dan selesai," ungkap Mansur ditemui di MAN 1 Kudus kemarin.


Dia menyebut siswa yang menerima sanad harus menghafal dan khatam selama tujuh hari berturut-turut. Jika mengalami kesalahan tiga kali akan mengulang. Dia menambahkan total siswa jurusan Tahfidz Qur'an MAN 1 Kudus ada 208 siswa.


"Itu mendapatkan sanad bila sudah mengantarkan tujuh hari berturut-turut dengan kesalahan per juz tidak boleh tiga kali. Kalau lebih tiga kali maka remedi. Yasin ini bisa mencapai 11 hari itu karena sudah mendapatkan tiga hari, tapi ada yang lebih tiga kali salah sehingga ditambah lagi sampai dapat tujuh yang tidak ada lebih dari tiga. Saking senangnya digendong oleh bapaknya itu," tambah Mansur.


(detik.com)
Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+