-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Perangkat Desa Kasemek Bondowoso diberhentikan sepihak oleh Kades

Kamis, 12 Mei 2022, Mei 12, 2022 WIB Last Updated 2022-05-12T13:55:09Z
iklan disini :



Bondowoso - indometro.id.
Empat Kepala Dusun di Desa Kasemek Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso, dipecat secara sepihak oleh Kepala Desa, 

penyampaian surat pemecatan/pemberhentian tersebut diberikan pada keempat kasun jelang hari raya idul fitri.

empat kasun tersebut adalah
Ahmad Ansori Kepala Dusun Pakel Timur II, Dusun Pakel Tiga Orang Kepala Dusun (Ahmad Ansori, Mustakim, Saiful) dan Dusun Bangsal Satu Orang Kepala Dusun (Mahfut)

kebahagian keempat kasun tersebut menjelang hari raya berubah kesedihan yang mendalam, pasalnya saat semua perangkat desa di panggil oleh kepala desa, untuk menerima THR mereka juga menerima sepucuk amplop surat berwarna coklat,

"kami sambil berdebar ingin tahu isi amplop tersebut, dengan hati-hati kami buka amplop tersebut dan isinya sangat mengejutkan sekali bagi kami berempat, karena didalam amplop tersebut berisi surat/SK pemberhentian" terang salah satu kasun diDusun Pakel pada awak media Kamis 12-05-2022
"kami tidak faham kenapa kami diberhentikan, bahkan tidak ada surat tegoran ataupun surat peringatan kepada kami sama sekali, dan didalam surat pemberhentian itu sudah direkomendasi oleh camat, dengan nomor : 188/17/430.11.8.1/2022 tentang pemberhentian perangkat desa yang ditandatangani oleh Kepala Desa Kasemek Hanaki pada Tanggal 25 April 2022 " lanjutnya

" dan dalam surat pemberhentian itu kami dianggap melanggar larangan sebagai perangkat desa " imbuhnya

sedangkan kepala desa Kasemek Bapak Hanaki tidak ada jawaban saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Camat Tenggarang (Rizky) saat dikonfirmasi dikantornya menjelaskan tentang kronologi pemberhentian beberapa kasun di desa Kasemek, "dari awal saya sudah menyarankan agar kades yang baru atau terpilih tidak boleh serta-merta melakukan pemecatan terkecuali sudah melanggar peraturan, memang benar sepenuhnya kepala desa berhak untuk menerima perangkat baru atau memecat perangkat yang di anggap tidak mampu dalam bidangnya mas, sesuai dengan Permendagri No 67 Tahun 2017 " jelasnya

bahkan waktu pemecatan perangkat desa kesemek saya baru menjabat sebagai camat tenggarang, jika memang sudah melakukan pelanggaran peraturan yang berlaku silahkan ambil tindakan sesuai peraturan yang berlaku, tambahnya.

dan terkait rekomendasi pemecatan dari saya terhadap beberapa perangkat desa kesemek, karena sudah dapat informasi dari Kepala desa bahwa salah satu perangkatnya terlibat masalah dengan kepolisian, contoh seperti pinjaman online dan ketika nunggak maka motornya peminjam akan dirampas, sehingga meresahkan warganya, "tandasnya

(Ahyar Rosyid)
Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+