Peternak Ayam Tradisional Desa Noinbila Keluhkan Pemasaran

Ket Foto: Peternak Ayam Tradisional di Desa Noinbila Saat Menerima Kunjungan Pangdam IX Udayana dan Rombongan

TTS,indometro.id-

Peternak ayam tradisional di desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan mengeluhkan pemasaran ke Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc.

Melalui K etua kelompok Mekar Sari,Yosua Kamlasi mengatakan warga sempat kesulitan soal pemasaran karna masyarakat belum tau jika ada peternakan di Noinblia.

Karna itu dirinya minta saran dan jalan keluar kepada Pangdam terkait pemasaran karna memang kesulitan mereka adalah pemasaran.

Sedangkan pihaknya sudah bisa membuat pakan ternak ayam dan pengetasan telur ayam.

Mendengar keluhan tersebut,Pangdam mengatakan soal pemasaran bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dan tidak boleh putus asa.

"Kalau baru gagal sekali itu tidak masalah,dicoba lagi. Kecuali sudah gagal berkali kali,itu yang soal.

Pangdam lalu meminta ketua kelompok dan anggotanya untuk lebih banyak melakukan promosi agar masyarakat luar bisa tau.

Merespon keluhan tersebut,Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun mengatakan akan berkomunikasi dengan warung warung yang ada di kota Soe agar bisa membeli ayam peternak di desa Noinbila.

"Ini perintah,jika tidak indahkan maka warung akan saya tutup",ujar Bupati Epy yang mendampingi Pangdam IX Udayana dalam kunjungan di bumi Cendana,Jumat 17/9/2021.

Dikatakan ia membuat edaran untuk para pengusaha warung di kota Soe sehingga tidak boleh membeli ayam dari luar tapi harus membeli dalam wilayah kota Soe karna tersedia stok.

Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama