Ticker

6/recent/Ticker-posts

TNI Tempuh 3 Km Untuk Padamkan Api, Kebakaran Terpantau Hotspot

TNI Tempuh 3 Km Untuk Padamkan Api, Kebakaran Terpantau Hotspot

Kutacane, indometro.id - Teriknya matahari tidak menyurutkan semangat personel TNI Koramil 01/ Lawe Sigala gala yang harus menempuh jarak 3 km menuju ke lokasi terpantaunya titik api di lahan milik warga, di Desa Lawe Desky 1, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (26/4/2021) Pukul 15.00 Wib.

Danramil 01/Lawe Sigala gala,  Kapten Inf Risman Batubara mengatakan, telah menerima informasi kebakaran lahan yang terdekteksi melalui Satelit Lapan, di jarak 3 Km dari Koramil.

“Berawal Sekitar pukul 15.00 Wib, piket Koramil melaporkan dari hasil pantauan satelit terdekteksi titik api, kemudian beberapa personel langsung bergerak menuju ke lokasi untuk memastikan kebakaran di daerah tersebut,” katanya.

Danramil menyebutkan, bahwa kebakaran itu benar terjadi di lahan milik warga yang sengaja membakar sampah tongkol jagung hasil panen, namun dampak dari pembakaran tersebut membuat api merambat cepat, karena kondisi tongkol jagung yang kering dan banyak berserakan, kondisi cuaca juga sedang memasuki musim kemarau, jelasnya.

Lebih lanjut Danramil mengungkapkan, para Babinsa dibantu warga setempat melakukan pemadaman api agar tidak menyebar ke lahan hutan yang bersebelahan dengan lahan perkebunan warga.

“Saat ini api sudah dapat dipadamkan, para Babinsa bersama warga sempat menunggu di lokasi untuk memastikan bahwa api benar-benar sudah padam. Karena api yang membakar tumpukan tongkol jagung yang sudah kering, dikuatirkan masih menyimpan bara api hingga berpotensi menimbulkan kebaran lanjutan,” terang Danramil.

Danramil mengatakan, bahwa selain memberikan penjelasan kepada warga masyarakat setempat, pemilik kebun, yang memang sengaja membakar sampah tumpukan tongkol jagung sudah dipangil dan diberi peringatan, agar tidak menggulangi kembali, juga menjadi contoh kepada masyarakat lainnya agar tidak membiasakan membakar, ungkapnya.

“Ya tadi sudah kita panggil pemilik lahan untuk membuat pernyataan agar di kemudian hari tidak membakar bila membersihkan lahan, dan sudah kita beri saksi agar ada efek jera yang disaksikan Kepala Kampung setempat. Babinsa TNI tidak akan menyerah untuk mendukung aturan yang benar dan itu sudah dicanangkan Presiden untuk menjaga kelestarian alam dan tidak membudayakan membakar,” pungkasnya.

(Penrem/Kar)

Artikel Terkait