Ticker

6/recent/Ticker-posts

Dua Minggu Tidak Diangkut, Sampah Timbulkan Bau Tak Sedap Di Kampung Siger

Sampah Timbulkan Bau Tak Sedap Di Kampung Siger


Pesawaran. indometro.id - Warga perumahan Kampoeng Siger yang berada di Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan, keluhkan tumpukan sampah rumah tangga yang sudah berhari-hari tak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan.

Adi Sunaryo salah satu warga perumahan tersebut mengatakan, sudah hampir dua minggu ini sampah tergeletak di depan rumah warga yang ada diperumahan tersebut.

"Ada beberapa Perumahan disini, dan semuanya bernasib sama, sampahnya menumpuk di depan rumah, seperti perumahan Kampoeng Siger, kemudian ada juga perumahan Mitra Bernung. Petugas pengangkut sampah sudah mau dua minggu sampah gak diangkutin, padahal warga rutin membayar iuran sampah yang dipungut pengelola setiap bulannya," ujarnya, Rabu (03/01/2021).

Dia berharap, petugas kebersihan segera mengangkut sampah tersebut, karena dari tumpukan sampah tersebut sudah menimbulkan bau tak sedap yang dapat menggangu warga.

"Saya berharap petugas kebersihan secara rutin setiap hari datang mengangkut sampah, karena kalau seperti ini terus selain mengganggu kenyamanan bisa menimbulkan penyakit," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Pesawaran, Alfa Edison, mengatakan, kalau sampah yang berada di Perumahan Desa Bernung, itu menjadi tanggung jawab pihak pemerintah desa.

"Kalau itu pemerintah desa yang bertanggung jawab, karena mereka yang melakukan penarikan retribusinya, dan ini memang keinginan mereka," ujar dia.

"Meskipun begitu, nanti akan saya coba hubungi Kadesnya, ada kendala apa sehingga petugas kebersihan kok sudah dua minggu ini tidak mengangkut sampah perumahan itu, sehingga mengakibatkan penumpukan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan, Deswanda, membantah kalau petugas kebersihan sudah dua minggu ini tidak mengangkut sampah perumahan.

"Bohong kalau dua minggu, kalau lima hari memang iya, karena kendaraan pengangkut kita sedang rusak dan kemarin sudah mulai mengangkut namun hari ini kendaraannya rusak lagi jadi tidak jalan. Tapi nanti saya akan coba koordinasi dengan operatornya seperti apa jalan keluarnya, sehingga sampah itu bisa diangkut dan tidak menimbulkan masalah," ujarnya. 

(*/nrl/JS)

Artikel Terkait