Ticker

6/recent/Ticker-posts

Guyuran Hujan Lebat Robohkan Bangunan Dapur Milik Warga Ujung Biro Brayo

Bangun Dapur Warga Ujung Biru Roboh Setelah Diguyur Hujan Lebat. 



Batang, indometro.id - Hujan lebat terjadi disebagian besar wilayah Kab. Batang Senin kemarin (18/01/21), begitu pula diwilayah Kecamatan Wonotunggal khususnya Desa Brayo Dukuh Ujung Biru. 
Di Dukuh tersebut hujan turun sangat deras sekira pukul 11.00 sampai malam hari hujan belum reda, bahkan hujan malam hari disertai dengan angin kencang.  

Dengan adanya hujan yang disertai angin tersebut ada salah satu warga yang mendapat musibah bangunan dapur rumah roboh tepatnya milik Bapak Sukardi (50) yang merupakan salah satu warga Dukuh Ujung Biru Desa Brayo Kec. Wonotunggal pagi tadi (19/01/21). 

Babinsa Koramil 08/Wonotunggal Serma Muhadi menjelaskan, "Sekitar  pukul 05.00 Wib terjadi bangunan bagian dapur rumah milik Pak Sukardi roboh, karena kondisi bangunan dibagian atap dapur sudah rapuh, pada musim hujan kondisi genting selalu basah, beban atap bertambah berat sehingga bangunan roboh.''Jelasnya.



Personil Koramil 08/ Wonotunggal Bersama Warga Setempat Bergotong Royong Membersihkan Puing - Puing Bangunan.



Pada saat musibah terjadi, pemilik rumah masih berada di ruang bagian depan sehingga tidak terjadi korban jiwa, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai 5 juta rupiah. 

Selanjutnya anggota Koramil 08/Wonotunggal bersama warga Desa Brayo melaksanakan gotong royong untuk membersihkan puing puing bangunan yang  telah roboh.

Saat dikonfirmasi oleh awak media via telephone Pelda Wani Batuud Koramil 08/Wonotunggal membenarkan adanya kejadian tersebut, Ia bahkan menambahkan diwilayah Kecamatan Wonotunggal kebanyakan pemukiman warga ada didaerah perbukitan dan tebing, beliau menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat musim hujan, karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi tanah langsor atau banjir, melihat kapasitas curah hujan awal tahun ini tidak bisa diprediksi. 

Didaerah dataran tinggi sering terjadi hujan deras disertai angin kencang, perlu diadakan pos kampling untuk monitor setiap kejadian di Desanya. 

(Muh)

Artikel Terkait