Ticker

6/recent/Ticker-posts

Dyah Erti: Persiapkan SDM Masa Depan Aceh Sejak Dini

Bunda PAUD Aceh, Dyah Erti Idawati, memberikan sambutan dan arahan pada acara Pengukuhan Hj. Mariani Harahap sebagai Bunda PAUD Kota Subulussalam, di Aula Pendopo Walikota Kota Subulussalam, Kamis, (19/11/2020).


Subulussalam .indometro.id — Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting ditingkatkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Aceh yang unggul dan siap  menghadapi persaingan global yang amat ketat.

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Aceh, Dyah Erti Idawati, saat mengukuhkan Hj. Mariani Harahap sebagai Bunda PAUD Kota Subulussalam, di Aula Pendopo Walikota Kota Subulussalam, Kamis, 19/11/2020.

Dyah mengatakan, usia dini merupakan periode emas bagi pertumbuhan otak anak. Pada usia tersebut anak akan menangkap dan mempelajari begitu cepat apapun yang dilihatnya.

Melalui pendidikan PAUD, lanjut Dyah, anak-anak dibekali dengan berbagai nilai positif, sehingga tumbuh dan kembangnya diiringi dengan hal-hal positif, yang membentuk pola pikir yang produktif.

“Penelitian neurologis menunjukkan, pada usia 0-6 bulan otak anak berkembang 50 persen, usia 2 tahun berkembang 75 persen, usia 5 tahun 90 persen, dan pada usia 10 tahun sudah 99 persen. Lembaga PAUD sangat berperan membantu perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosial anak-anak itu,”ujar Dyah.

Dyah menyebutkan, banyak negara-negara maju menaruh perhatian sangat besar bagi pendidikan anak usia dini. Indonesia, khususnya Aceh, juga harus mengembangkan cara yang sama agar di masa depan dapat memiliki generasi muda berkualitas yang siap menjadi penerus pembangunan bangsa.

“Kehadiran Bunda-Bunda PAUD diharapkan dapat mendorong perbaikan, pembinaan, percepatan dan pengembangan PAUD yang berkualitas,”kata Dyah.

Walikota Subulussalam, Affan Alfian Bintang, mengatakan, keberadaan PAUD sangat strategis dalam membina tumbuh kembang anak secara optimal. Ia mengatakan, di usia dua hingga lima tahun anak acap meniru semua perilaku yang dilihatnya.

“Untuk itu, kepada kita semua agar berhati-hati saat berperilaku di depan anak, sebab mereka menyerap semuanya,”kata Alfian.

Alfian berharap, Bunda Paud dapat membangun layanan PAUD yang baik dan berkualitas di Kota Subulussalam. Melalui PAUD anak-anak di Kota Subulussalam diharapkan dapat menjadi anak yang unggul di masa mendatang.

“Untuk itu kita semua bertanggung jawab untuk memastikan semua anak-anak kita dapat mengeyam pendidikan Paud,”ujar Walikota.

Sementara itu, Bunda Paud Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, mengharapkan dukungan dari Bunda Paud Aceh dan Walikota dalam menjalankan tugasnya membina para guru Paud untuk menghadirkan layanan pendidikan dini berkualitas di Kota Sada Kata itu.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyiapkan  anak-anak Subulussalam sejak dini menjadi generasi yang tidak cengeng dan mampu bertahan serta berpikir kritis dalam kondisi apapun,”ujar Mariani. 

(Mahdi) 

Artikel Terkait