Ticker

6/recent/Ticker-posts

DPD PARINDRA DKI JAKARTA RAYA MEMINTA PERTANGGUNG JAWABAN PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI

Penyalagunaan dana apbd.

Jakarta.indometro.id
- Perencanaan pembangunan jalan di dalam komplek perumahan di wilayah kab Bekasi, saat ini sangat ramai di bahas di tiap2 Blok perumahan, tp anehnya yg membuat prihatin adalah, adanya oknum2 Yang mencoba menggiring opini di tengah2 masyarakat, jika jln tiap2 Blok jadi di bangun, warga diharuskan memberikan uang ucapan terima kasih kepada pihak2 Yang tak bertanggug jawab. Warga dimintai uang per KK utk diserahkan kpd pihak2 yg tak bertanggug jawab tersebut. 

Hal ini sangat disayangkan oleh Joyfan Marolop Lamtorang, SE sekalu Ketua Dewan Pengurus Daerah Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (DPD PARINDRA) Jakarta Raya. 

Masyarakat sudah membayar pajak dgn taat, Pemerintah harus memberikan haknya utk mendapatkan pembangunan infrastruk jalan dll, krn pembangunan infrastruktur sudah termuat dalam APBD Kab Bekasi, oknum Pemerintah jangan bermain2 dgn kewenang Yang dimilikinya utk memeras rakyat dgn mengutip uang Per KK, utk pembangunan jln tsb.

Joyfan Marolop Lamtorang S.E., Ketua DPD PARINDRA Jakarta Raya, mempertanyakan kenapa harus mengutip atau meminta kepada masyarakat sedangkan dana apbd pemerintah Kab Bekasi Cukup Besar Rp 5,82 trilun.

Lagi Kata Joyfan selaku ketua DPD PARINDRA Jakarta Raya sangat menyangyangkan tindakan oknum-oknum tersebut dan meminta agar pemerintah Kab Bekasi menuntaskan kondisi yg terjadi dilapangan saat ini, Dan menindak oknum2 tsb, Dan mempertanggung jawabkan persoalan ini.

Sehingga proses pengecoran jalanan bisa berjalan sesuai aturan hukum yg ada dan tidak ada namanya pemungutan biaya kepada masyarakat, utk diserahkan kpd oknum2 yg ingin memanfaatkan dana tersebut.

(joyfan)