Ticker

6/recent/Ticker-posts

Diduga Tidak ada Tranparansi Pendataan Penerima BLT Masyarakat Desa Buana Sakti, Kec Tommo Kecewa

foto : pemerintahan kabupaten mamuju
Kec Tommo, indometro.id - sama pemdes.penyaluran blt tahap ke 3 di desa buana sakti sudah di laksanakan namun banyak warga yg kecewa atas keputusan pemerintah desa buana sakti yg pasalnya pendataan tidak adil dan tidak tranparansi banyak warga yg tidak terdata. 

yang seharusnya layak dapat bantuan langsung tunai dana desa ( BLT DD ) yg di mana sesuai undang2 no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik sangat penting sebagai landasan hukum yg berkaitan,dgn memperhatikan.pertama hak setiap orang untuk memperoleh informasi.

kedua, kewajiban badan publik meyediakan dan melayani permintaan informasi secara cepat.

ketiga, pengecualian bersifat ketat dan terbatas. Ke empat kewajiban badan publik untuk membenahi sistem dokumentasi dan pelayanan informasi hal inilah yg melandasi beberapa masyarakat desa buana sakti yg kecewa pada pemdes yg tidak tranfaran dalam mendata penerima BLT dd. 

Salah seorang warga yg berinisial MN meyatakan kepada kami awak media saya kecewa kepada pemdes karna tidak tranparan dalam pendataan blt karna sesuai 14 kritetia yg di pedomani pemdes dalam pendataan banyak warga di dusun kami yg masuk dalam kriteria tersebut tidak punya penghasilan kebun atau sawah tidak punyah rumah hanya seadanya, namun tidak di data oleh team pendata.

pemerintah ia juga menambahkan klo kami sudah menghadap langsung sama kades untuk menanyakan langsung soal ketidak adilan tetsebut tpi kades menjawab klo datanya sudah cukup, dan uang untuk blt sudah habis ungkap salah seorang warga yg kami temui.kami langsung menuju ke temu dgn kades untuk klarifikasi soal ini.dan menanyakan berapa persen yg dianggarkan desa buana sakti untuk penerima blt " kami anggarkan 30% untuk penerima blt tpi yg menerima hanya 94 kk.

dengan alasan masyarakat sudah tidak masuk dalam 14 kriteria yg di anjurkan pemerintah pusat,menanggapi soal pengalokasian 30% yg semestinya penerma blt sebanyak 140 kk.namum yg menerima 94 kk.kades menepis klo di situ di katakan bahwa ada kata maksimal yg berarti tidak harus cukup 140 kk.

menanggapi soal beberapa masyarakat yg kecewa yg tidak menerima blt kades menjawab klo mereka memang tidak dapat karna meteka masih mudah dan masih kuat bekerja ucap kades desa buana sakti saat di temui di kediamanya iya juga menambahkan klo dia keberatan klo ada pers,lsm,wartawan yg datang untuk klarifikasi soal bantuan dan pekerjaan fisik di desanya.saya tidak takut di laporkan oleh siapapun silahkan di tinjau dan di lihat langsung klo ada yg salah saya siap di penjara ucap kepala desa buana sakti saat di komfirmasi awak media. (Sakaria)

Artikel Terkait