Ticker

6/recent/Ticker-posts

Dewanti Puas, Sebagian Besar Masyarakat Menggunakan Masker di Keramaian

ebagian Besar Masyarakat Menggunakan Masker di Keramaian


Jatim, indometro.id - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, beserta Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama dan perwira penghubung Kodim 0818 Mayor Inf Choirul Effendi, melakukan sidak penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan, di area keramaian.

BATU - Beberapa titik tempat keramaian di Kota Batu, menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak), pada Kamis (5/7/2020) malam yang dipimpin oleh Wali Kota Batu  Dewanti Rumpoko. Ia turun bersama Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama dan perwira penghubung Kodim 0818 Mayor Inf Choirul Effendi. Meski masih saja ditemui personal yang masih belum menggunakan masker. Namun diakui dalam sidak tersebut bisa dikatakan mayoritas masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan.

"Ini tadi sudah berpindah sekitar 5 tempat keramaian, tapi mayoritas pengunjung sudah memakai masker bahkan beberapa juga membawa hand sanitizer sendiri," terang Dewanti.

Setiap tempat yang dikunjungi, masih kata dia, dibarengi dengan sosialisasi dan membagikan masker. "Masker kita berikan kepada warga yang tidak memakai masker saja. Syukur mayoritas masyarakat mulai memahami pentingnya menggunakan masker di masa pandemi ini," sambung dia.

Senada dengan Wali Kota Batu, Kapolres Batu AKBP Harviadi Agung Prathama mengatakan, adanya sidak itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah dan meminimalisasi  penyebaran covid-19 di Kota Batu mengingat Kota Batu kembali pada zona merah atau resiko tinggi. Karena itu, sidak dan sosialisasi dilakukan di tempat keramaian.

“Kota Batu adalah jujukan wisatawan dari berbagai daerah. Sebab itu, kami dari personel polres dan TNI, juga dari Pemkot Batu, mobiling untuk mengingatkan warga,” ujar Perwira Akademi Kepolisian (AKPOL) 2001 itu.

Meski rata-rata pengunjung sudah menggunakan masker, lanjut Kapolres Batu, jangan hanya saat disidak. "Semoga warga taat dan disiplin terhadap protokol kesehatan demi pencegahan covid-19 bukan karena takut terkena sanksi karena sidak, namun memang sebuah kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat," pungkas dia. (hari)

Artikel Terkait