Ticker

6/recent/Ticker-posts

Jelang PSBB, Pemkot Makassar Akan Distribusikan Bantuan Sembako

Ilustrasi PSBB untuk mencegah persebaran virus corona.
MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mendistribusikan 60 ribu paket sembako kepada warga terdampak corona virus disease (COVID-19) per Selasa 21 April atau besok. Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan Kepala Dinsos Mukhtar Tahir pada Minggu 19 April mengunjungi lokasi penyiapan atau pusat distribusi semboko.
Lokasi penyiapan sembako berada di gudang Kawasan Industri Makassar (Kima) dan PT Pertani Persero Cabang Sulsel.
Di kesempatan itu Iqbal menekankan kevalidan data penerima sembako. Penerima sembako harus warga yang terkena dampak COVID-19.
"Utamakan dulu yang paling terdampak, seperti saudara-saudara kita yang kurang mampu, kategori miskin, yang terkena pemutusan hubungan kerja imbas dari pandemi ini. Makanya data penerima harus valid sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran. Proses distribusinya juga harus diatur agar tidak ada penumpukan warga," ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Mukhtar Tahir menuturkan bahwa penyaluran sembako akan dilaksanakan secara bertahap.
"Kita mulai dulu ke saudara kita yang paling terdampak seperti yang berprofesi sebagai tukang becak, pemulung, yang mengalami PHK, yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dan sejenisnya," jelasnya.
Paket sembako yang disiapkan akan dibagikan per kepala keluarga (KK) yang terdampak virus corona.
Penyaluran sembako dilakukan tim dengan mendistribusikan langsung ke lokasi domisili penerima.
Warga tidak diperkenankan mengambil langsung sembako karena menghindari kerumunan. Maka itu, semua data penerima harus memiliki alamat yang akurat. Data penerima juga dilengkapi nomor telepon sehingga bisa dihubungi petugas.
"Paket sembako tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilaksanakan pada 24 April hingga 7 Mei mendatang. Sembako akan digunakan dalam kebutuhan satu bulan, atau paling tidak mencukupi kebutuhan selama masa PSBB berlangsung," jelasnya.
Ditambahkan, satu KK mendapat satu paket sembako, di antaranya berisi beras 10 kilogram, mi instan 1 dus, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, sarden, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring.
Bahkan mi instannya juga tidak sama di daerah lain yang hanya 10 bungkus. "Kita kasih 1 dus langsung," tandasnya.



Berita ini sudah terbit di OKEnews