Tragis, Longsor di Proyek Double Track KRL Bogor-Sukabumi, 4 Pekerja Tertimbun, 2 Tewas - Indometro Media

Berita Terbaru

Saturday, November 16, 2019

Tragis, Longsor di Proyek Double Track KRL Bogor-Sukabumi, 4 Pekerja Tertimbun, 2 Tewas

Baca Juga

Longsor di Proyek Double Track KRL Bogor-Sukabumi, 4 Pekerja Tertimbun, 2 Tewas
ist
INDOMETRO.ID – Kecelakaan kerja terjadi dalam pengerjaan proyek double track KRL Sukabumi-Bogor di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019) pagi. 

Empat pekerja tertimbun longsor saat pengecoran dinding penyangga dan menyebabkan dua orang tewas.

Kapolres Bogor AKBP M Joni mengatakan, peristiwa longsor terjadi saat sedang berlangsung pengerjaan proyek pukul 07.00 WIB. 

Kemudian polisi menerima laporan pukul 07.30 WIB dan langsung meluncur ke TKP.

Bersama pekerja lain di lokasi, petugas menyelamatkan empat pekerja yang tertimbun longsoran tanah.

"Kami bersama pekerja proyek berupaya mengevakuasi korban, bahkan sempat menggunakan alat berat. 

Dua dari empat korban dapat dievakuasi dalam kondisi hidup dan dua meninggal,” ujarnya, Sabtu (16/11/2019).

Menurutnya, kecelakaan kerja ini terjadi saat pekerja dalam proses pengecoran dinding penyangga. Ketika itu tiba-tiba tanah longsor dan menimbun mereka.

“Jadi ada dua pekerja dalam besi penyangga yang akan dicor dan dua lagi di luar. Saat tanahnya longsor, dua yang di luar ini kondisinya dapat diselamatkan. 

Korban meninggal itu pekerja yang ada di dalam besi penyangga saat proses pengecoran,” katanya.

Petugas di lapangan saat ini fokus evakuasi dan pemulihan korban. Selain itu juga telah memasang garis polisi di lokasi areal longsor untuk kepentingan penyelidikan.

“Untuk penyebabnya masih ada diselidiki. Dugaan awal longsor ini mengakibatkan konstruksi besi untuk dicor jatuh. 

Namun akan didalami lagi,” ucapnya.

Saat ini dua korban tewas sudah dibawa ke rumah duka di Sukabumi. Sementara korban luka dibawa polisi ke rumah sakit terdekat.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, polisi melarang warga atau pekerja lain untuk mendekati TKP kejadian.

“Saat ini TKP dalam status quo, tidak boleh ada yang masuk ke lokasi untuk mencegah jika terjadi longsor susulan. 

Kami juga imbau warga sekitar untuk hati-hati selama proyek berlangsung,” tuturnya.
berita ini bersumber dari inews

No comments:

Post a Comment