Warga Magetan Waspada DBD,Ada 6 Orang Menjadi Korban - Indometro Media

Berita Terbaru

Friday, September 27, 2019

Warga Magetan Waspada DBD,Ada 6 Orang Menjadi Korban

Baca Juga


https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/09/28/5d8eb1c25d79a-ada-6-orang-meninggal-warga-magetan-waspada-dbd_375_211.jpg
ist
INDOMETRO.ID - Magetan, Jawa Timur, mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap penyakit demam berdarah (DBD).
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Magetan, Didik Setyo Margono mengatakan, penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypty, sehingga masyarakat harus waspada.
Kendati, nyamuk ini bertelur dan berkembang biak di dalam genangan air.
"Musim kemarau itu tetap ada, tapi tidak sebanyak musim hujan," ujarnya.
Didik menjelaskan, penyebaran nyamuk aedes aegypty dapat dicegah dengan melakukan tindakan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dan 3M plus. 
Yakni, menguras, mengubur, menutup, memproteksi diri, serta menjaga sanitasi lingkungan.
"Walaupun difogging berapa kalipun tapi kalau tidak diikuti upaya pemberantasan sarang nyamuk ya percuma. Apalagi, fogging fokus itu akan dilakukan jika memenuhi persyaratan, misalnya di daerah tersebut memang sudah ada yang positif terjangkit DBD," tuturnya.
Berdasarkan data sementara yang tercatat di Dinkes Magetan, hingga kini jumlah penderita DBD di wilayah Kabupaten Magetan jumlahnya sudah mencapai 436 jiwa. Yaitu, sepanjang Januari hingga Agustus 2019 ini.
"Yang sudah meninggal sampai saat ini ada 6 orang," tandasnya.
(DBD) di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan. Namun, dirinya belum dapat menyebut secara detail seberapa besar persentasenya.
"Yang jelas ada peningkatan," imbuh Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Magetan ini.
Berita ini telah di terbitkan dan bersumber dari viva

No comments:

Post a Comment