Melawan Saat Ditangkap, Polres Langkat Tembak Bandar Narkotika - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, August 14, 2019

Melawan Saat Ditangkap, Polres Langkat Tembak Bandar Narkotika

Baca Juga

Melawan saat ditangkap, Polres Langkat tembak bandar narkotika
Personel melihat tersangka yang sedang terbaring setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
LANGKAT,INDOMETRO.ID - Aparat Satnarkoba Polres Langkat terpaksa menembak bandar narkotika, BIM, warga Securai Pasar Kecamatan Babalan yang coba melawan petugas saat hendak ditangkap.

Hal itu disampaikan Kepala Sub Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Langkat AKP Arnold Hasibuan, di Stabat, Rabu.

Tersangka ditangkap di persawahan yang ada di daerah itu dengan barang bukti narkotika seberat 0,50 gram.

Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat adanya warga diduga menyimpan, memiliki, menguasai narkotika jenis sabu sabu di sebuah persawahan pinggir sungai di Desa Securai Kecamatan Babalan.

Kemudian Kasat narkoba Polres Langkat AKP Adi Haryono memerintahkan team opsnal Satresnarkoba Polres Langkat yang di pimpin oleh Kanit I Narkoba Polres Iptu Rudy Saputra langsung menuju TKP. Setibanya di TKP salah satu dari team melakukan under cover buy.

Pada saat itu salah satu team bertemu dengan seorang laki-laki yang berdiri dipinggir sawah dekat dengan sungai.

Situasi lokasi di pinggir sungai yang lebar dekat dengan persawahan dan tidak memungkinkan melakukan penangkapan terhadap diduga bandar narkoba.

Pada saat bersamaan datang seorang laki laki berbadan besar berkulit putih melakukan transaksi kepada bandar narkoba yang  berada di seberang sungai dengan menggunakan bambu panjang yang diujungnya diikatkan botol plastik guna meletakan narkotika.

Selesai laki laki berbadan besar tersebut malakukan transaksi. Langsung satu orang team opsnal mengamankan yang berbadan besar tersebut.

Pada saat diamankan laki-laki tersebut melakukan perlawanan dengan memukul wajah personel opsnal narkoba dan terjadilah pergumulan di sawah.

Karena khawatir laki laki tersebut merampas senjata personel opsnal dan dikhawatirkan melarikan diri, maka dilakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali.

Selanjutnya karena tidak dihiraukan maka dilakukan tindakan tegas dan terukur, namun tidak membuat laki-laki tersebut menyerah dan bahkan membuatnya semakin beringas melakukan perlawanan.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka dilakukan lagi tembakan kearah paha kanan, akan tetapi tidak membuat dirinya menyerah bahkan terus melarikan diri.

Tetapi tidak jauh berlari, laki laki tersebut lemas dan terjatuh ke dalam parit kecil dan langsung diamankan oleh team.

Setelah itu team opsnal membawa tersangka ke rumah sakit umum Tanjung Pura guna pengobatan dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk perawatan medis selanjutnya.(atrnews)

No comments:

Post a Comment