Lari Saat Kericuhan, 119 Napi dan Tahanan Berhasil Ditangkap, 34 Orang Masih Buron - Indometro Media

Berita Terbaru

Friday, May 10, 2019

Lari Saat Kericuhan, 119 Napi dan Tahanan Berhasil Ditangkap, 34 Orang Masih Buron

Baca Juga

Lari Saat Kericuhan, 119 Napi dan Tahanan Berhasil Ditangkap, 34 Orang Masih Buron
 Suasana mencekam saat kobaran api menghanguskan Rutasn Kelas II B Siak.
INDOMETRO.IDKericuhan berbuntut terbakarnya Rutan Kelas II B Siak di Siak Sri Indrapura, Sabtu (11/5/2019) dinihari tadi  masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. 
Selain itu, aparat terkait juga masih melakukan pengejaran terhadap 34 orang tahanan yang melarikan diri saat kejadian yang berlangsung. 
Dari laporan kepolisian, saat kejadian kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bangunan Rutan tersebut, total ada 153 narapidana yang berusaha melarikan diri. 
Dari jumlah tersebut, sebanyak 119 orang sudah berhasil diamankan. Sedangkan sisanya masih dalam pengejaran.
Sementara  495 tahanan lainnya bertahan di tengah hiruk pikuk kebakaran. Mereka berusaha berlindung dan mencari tempat menyelamatkan diri. 
Pasca kebakaran, massa masih bertahan di dalam areal rumah tahanan itu. Aparat kepolisian masih melakukan negosiasi dan pendekatan untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca kericuhan.
Sementara sebagian dari tahanan yang berhasil diamankan sudah diamankan dan dibawa ke sejumlah rutan dan lembaga pemasyarakatan terdekat. 
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM, M Diah ditemui di TKP mengaku masih menelusuri penyebab terjadinya kericuhan dan pembakaran Rutan yang saat kjadian dihuni oleh  648 tahanan itu.
Sementra terkait laporan adanya tahanan yang memegang senjata api dan ada aparat kepolisian yang menjadi korban dalam kericuhan ini, Kapolda Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengaku pihaknya masih menyelidiki. 
Namun, dia membantah ada korban jiwa aparat dalam kejadian ini. 
''Tidak ada korban jiwa, memang ada yang tertembak, masih dalam penanganan,'' ungkap Kapolda. 
Sementara itu, Kepala RUtan Kelas II B Siak M Diah masih enggan menjelaskan perihal penyebab kerusuhan di dalam Rutan yang berakhir aksi pembakaran dan amuk tahanan. 
''Kita masih mendengar keterangan, kalau ada yang salah dan menyimpang dari prosedural akan diberikan sanksi,'' ungkap dia. 
Sejauh ini, pihak rutan dan gabungan kepolisian juga TNI masih melakukan pendataan terhadaptahanan yang masih bertahan di dalam area Rutan maupun yang berhasil kabur juga sudah ditangkap. 
"Saat ini kondisinya sudah terkendali dan sedang dilakukan pendataan dan evakuasi," kata M Diah.
Direncanakan, para tahanan maupun  narapidana tersebut akan dievakuasi ke beberapa Rutan di sekitar siak, seperti Pekanbaru,  Rengat dan Lapas Bengkalis.(rsky)

No comments:

Post a Comment