-->
  • Jelajahi

    Copyright © Indometro Media
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    JustMarkets

    Temukan Kami DI Fb

    TOLONGGG...Bocah Ini Teriak Histeris Saat Temukan Ibunda Tewas Tergantung. 'Mama Saya Bunuh Diri'

    redaksi
    Sabtu, 02 Maret 2019, Maret 02, 2019 WIB Last Updated 2019-03-02T02:49:29Z

    Follow Yok Frend :

    @adv_kaharudinsyah.sh
    TOLONGGG...Bocah Risma Teriak Histeris Saat Temukan Ibunda Tewas Tergantung. 'Mama Saya Bunuh Diri'
     Adriana ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Dusun Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Foto: IST
    INDOMETRO.IDWarga Dusun Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, geger dengan kabar seorang ibu satu anak ditemukan tewas tergantung, pada Jumat (1/3/2019). Perempuan itu diketahui bernama Adriana (40).
    Adalah anak korban, Risma (11) yang menemukan ibunya sudah dalam posisi tergantung di dalam kamar. Ibunda sudah terbujur kaku.


    Dilansir dari Tribrata Toraja, Risma menemukan ibunda tergantung usai pulang sekolah pada pukul 10:00 WITA. Awalnya, Risma memanggil sang ibu. 
    Namun, panggilan itu tak mendapat jawaban. Risma pun lalu naik ke rumah panggung itu. Ia mengintip ke salah satu kamar yang tertutup. 
    Betapa kagetnya Risma melihat ibunya dalam posisi tergantung. Spontan, bocah ini memanjat kamar karena grendel pintu kamar rusak. Risma menangis histeris dan berteriak, ”mama saya bunuh diri”. 
    BACA JUGA:

    Suara tangisan itu didengar seorang tetangga bernama Alexander. Ia bergegas naik ke atas rumah dan melihat korban sudah meninggal dunia.
    Korban tergantung oleh selendang warna hitam yang terikat di atas kayu palang dalam kamar.
    Kasus ini lalu dilaporkan ke aparat kepolisian. Jenazah lalu diturunkan dan dibawa ke Puskesmas Sopai. Polisi lalu melakukan olah TKP. 
    Hasil olah TKP, panjang jeratan selendang dari leher ke palang yakni 74 cm. Jarak palang ke lantai rumah yakni 232 cm, jarak kaki korban ke lantai 30 cm, jarak palang sampai ke lantai 262 cm dan jarak tubuh dari kursi plastik warna merah 28 cm.
    Sementara hasil pemeriksaan luar jenazah oleh Kepala Puskesmas Sopai, Herman Ranteallo menyebutkan, terdapat bekas jeratan selendang pada leher dengan panjang 31 cm, ke dalam 1,5 cm, lidah menjulur keluar, terdapat air liur yang keluar dari mulut dan terdapat kotoran yang keluar dari anus korban.


    "Korban diduga meninggal karena nafas tersumbat akibat jeratan selendang warna hitam," kata Kepala Puskesmas Sopai, Herman Ranteallo.
    Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban serta telah membuat surat pernyataan penolakan dilakukan autopsi. (rsky)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini