Reduce bounce ratesindo Kabid PPKL DLH Paser Tegaskan Peran Krusial Mangrove dalam Menjaga Ekosistem dan Blue Karbon - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Kabid PPKL DLH Paser Tegaskan Peran Krusial Mangrove dalam Menjaga Ekosistem dan Blue Karbon

Sumber Foto : DLH Kabupaten Paser

PASER, indometro.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi upaya mitigasi perubahan iklim melalui perlindungan dan rehabilitasi ekosistem mangrove di sepanjang wilayah pesisir Kab. Paser. Langkah ini dinilai strategis mengingat peran krusial kawasan pesisir dalam penyerapan dan penyimpanan karbon biru (blue carbon).

​Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Paser Ariza Galih Rakasiwi Senin (27/07) menegaskan, bahwa keberadaan hutan mangrove di Kabupaten Paser merupakan aset ekologis bernilai tinggi yang berfungsi lebih dari sekadar benteng fisik pencegah erosi dan abrasi pantai.

Selain berfungsi sebagai benteng alami dari erosi pesisir, ekosistem mangrove memiliki peran vital dalam mendukung percepatan agenda penanganan perubahan iklim melalui potensi blue carbon (karbon biru).

"Ekosistem mangrove memiliki kapasitas penyimpanan karbon biru yang sangat efektif, bahkan hingga beberapa kali lipat lebih tinggi per hektarnya dibandingkan hutan hujan tropis daratan. Karbon tidak hanya diserap oleh vegetasi, tetapi tersimpan dalam substrat lumpur di bawahnya selama ratusan tahun. Ini menjadikan kelestarian mangrove sebagai instrumen kunci bagi Kabupaten Paser dalam mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca," ujar Kabid PPKL DLH Paser Ariza

Kawasan mangrove di Kabupaten Paser merupakan salah satu aset ekologis paling berharga. Mangrove tidak hanya menyerap karbondioksida (CO_2) di udara, tetapi juga menyimpannya dalam jumlah besar di dalam tanah dan substrat lumpur di bawahnya hingga ratusan tahun.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan karbon biru kini menjadi perhatian global maupun Nasional. Karena itu, langkah konkret seperti pemetaan kawasan rawan degradasi, penanaman kembali (reboisasi) mangrove, serta pengawasan intensif terhadap alih fungsi lahan pesisir terus digalakkan oleh DLH Paser.

Selain peran efisiensinya dalam mitigasi iklim, keberadaan mangrove juga membawa manfaat langsung bagi perekonomian lokal. Ekosistem mangrove yang terjaga menjadi habitat berkembang biak bagi berbagai spesies ikan, kepiting, dan udang yang menjadi tumpuan hidup masyarakat pesisir Paser.

"Mitigasi perubahan iklim melalui blue carbon harus berjalan seiring dengan kesejahteraan warga. Jika ekosistem mangrovenya sehat, potensi perikanan pesisir meningkat dan ancaman abrasi pantai dapat diminimalkan," tambahnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser mengimbau seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha, untuk memperkuat sinergi menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove dan tidak melakukan pembukaan lahan pesisir secara ilegal atau merusak. Pungkas Ariza

(fbn/red***)

Posting Komentar untuk "Kabid PPKL DLH Paser Tegaskan Peran Krusial Mangrove dalam Menjaga Ekosistem dan Blue Karbon"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?