Tim Investigasi DPP Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang (ETH) Kalimantan Timur melakukan investigasi dan pengecekan langsung di lokasi lahan yang masih dalam proses sengketa dengan PT Kaltim Industrial Estate (PT KIE).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Investigasi DPP ETH Kaltim, Muhammad Yunus, bersama Depwaskam DPP ETH Kaltim, Muhammad Ilham Ladjuni, serta jajaran tim.
Di lokasi, Tim ETH Kaltim bertemu dengan petugas keamanan PT KIE. Menurut keterangannya, petugas tersebut tidak mengetahui bahwa lokasi itu sedang dalam sengketa karena belum menerima pemberitahuan dari pimpinan perusahaan.
Tim ETH Kaltim membawa dua agenda utama, yaitu menelusuri perkara sengketa lahan dan mengumpulkan fakta terkait dugaan tindak pidana dalam kegiatan penimbunan atau penyiapan lahan yang berlangsung di lokasi tersebut.
Setelah menyelesaikan pengecekan dan dokumentasi lapangan, Tim ETH Kaltim melanjutkan kegiatan ke kantor PT KIE. Tim bertemu dengan pihak manajemen untuk menyampaikan kondisi yang ditemukan sekaligus meminta penjelasan mengenai status lahan dan kegiatan penimbunan tersebut.
Berdasarkan hasil pertemuan, pembahasan selanjutnya akan diteruskan melalui komunikasi dengan jajaran direksi PT KIE agar persoalan ini dapat memperoleh penjelasan dan penyelesaian secara terbuka, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.
Seluruh hasil investigasi akan dikaji bersama Biro Hukum DPP ETH Kaltim serta dicocokkan dengan dokumen kepemilikan, dokumen lingkungan, kesesuaian pemanfaatan ruang, dan perizinan kegiatan perusahaan.
DPP ETH Kaltim tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang kepada PT KIE untuk menyampaikan klarifikasi resmi. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi pelanggaran hukum, hasil investigasi akan diteruskan kepada instansi pemerintah dan aparat penegak hukum yang berwenang.
“Kami mengedepankan klarifikasi dan komunikasi, tetapi kepastian hukum serta perlindungan hak masyarakat tetap menjadi prioritas.”





Posting Komentar untuk "Tim Investigasi ETH Kaltim Cek Lokasi Sengketa, Lanjutkan Pertemuan Dengan PT.Kie"