SUBANG,INDOMETRO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Subang selama sehari semalam pada Jumat malam, 30 Oktober 2026, mengakibatkan banjir bandang yang merendam fasilitas pendidikan. Luapan air bercampur lumpur menerjang dan masuk ke area sekolah TK Daarul Ilmi yang berlokasi di Kampung Palasari 1, RT 19/RW 04, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.
Bencana ini dipicu oleh adanya tanggul yang tertutup di bagian hulu serta terjadinya penyempitan aliran Sungai Ci Girang. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis, sehingga meluap dan menggenangi kawasan sekolah.
Pasca-banjir surut, kondisi lingkungan sekolah saat ini dipenuhi material lumpur tebal yang mengganggu mobilitas dan mengancam keselamatan para siswa.
Perwakilan pihak sekolah TK Daarul Ilmi, Agus Rahayu, S.Pd.I., menyatakan bahwa pihak sekolah saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk memulihkan fasilitas sekolah agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa kembali berjalan.
"Pasca-banjir bandang ini, kami dari pihak sekolah sangat membutuhkan bantuan material. Kami memerlukan barangkal (puing/batu belah) untuk menutupi permukaan lumpur yang licin. Selain itu, kami juga sangat membutuhkan bantuan pasir dan semen untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, sehingga akses jalan anak-anak untuk KBM dapat kembali berjalan dengan normal dan aman," ujar Agus Rahayu.Senin (2/11).
Pihak TK Daarul Ilmi berharap adanya respons cepat dari pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, maupun para donatur untuk membantu penyediaan material bangunan tersebut. Pemulihan akses ini menjadi prioritas utama demi psikologis dan hak belajar anak-anak usia dini di Desa Palasari yang terdampak.
Udin



Posting Komentar untuk "Pasca Banjir Bandang, TK Daarul Ilmi Ciater Subang Butuh Bantuan Material untuk Pulihkan Akses Belajar Anak-Anak"