PASER. Indometro.id – Sikap tidak jantan diperlihatkan oleh pria yang biasa di panggil pak Lili oknum pejabat berwenang dengan jabatan Deputy PT BMML. Setelah diduga melakukan aksi intimidasi dan tekanan psikologis terhadap seorang buruh wanita di fasilitas Tempat Penitipan Anak (TPA), oknum tersebut justru memilih menghindar dan "ngumpet" saat didatangi oleh pengurus Serikat FSBSI-KSBSI suami korban
![]() |
| Caption : Keluarga serta Ketua dan Anggota FSBSI Kab. Paser saat datangi kantor central PT. BMML meminta penjelasan terkait perbuatan Lili Kumbara Deputy yang berbuat sewenang-wenang. |
Aksi dugaan intimidasi yang dilakukan oleh Lili Kumbara sebagai Deputy, sebelumnya telah memicu trauma bagi korban. Tidak terima dengan perlakuan sewenang-wenang yang menimpa istrinya, suami korban bersama pengurus Serikat buruh FSBSI-KSBSI. langsung mendatangi pihak manajemen dengan tujuan meminta kejelasan, pertanggungjawaban moral, serta menuntut permohonan maaf secara langsung. Rabu (17/6/26)
Sebelumnya kejadian yang terjadi pada Kamis 4 juni 2026
Bukannya menunjukkan sikap profesional sebagai seorang pimpinan yang berani bertanggung jawab atas tindakannya, oknum Deputy tersebut justru menunjukkan gelagat ketakutan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, oknum tersebut sengaja bersembunyi dan enggan keluar ruangan untuk menemui suami korban yang datang menuntut keadilan.
Sikap menghindar ini memicu kegeraman mendalam bagi pihak keluarga dan rekan-rekan sesama pekerja. Tindakan oknum Deputy tersebut dinilai sangat kontradiktif,
Arogansi Terhadap Perempuan Begitu berani menggunakan kekuasaan strukturalnya untuk menekan dan mengintimidasi seorang buruh wanita yang sedang bekerja.
Pengecut Hadapi Risiko Kehilangan keberanian dan memilih "ngumpet" saat berhadapan langsung dengan pihak keluarga (suami korban) yang datang menagih tanggung jawab.
Manajemen PT BMML Diduga Lindungi Oknum Bermasalah Sikap bungkam dan menghindarnya oknum Deputy ini semakin memperkeruh suasana kerja di lingkungan PT BMML. Pihak keluarga menyatakan bahwa masalah ini tidak akan selesai begitu saja hanya dengan cara bersembunyi.
Jika manajemen PT BMML terkesan membiarkan atau bahkan melindungi perilaku oknum Deputy yang gemar mengintimidasi buruh wanita ini, pihak keluarga bersama Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kab. Paser dan tim hukum menegaskan tidak akan segan-segan menempuh jalur yang lebih tegas, baik secara adat, pelaporan ke dinas terkait, maupun jalur hukum pidana atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan.
(fbn/red***)




Posting Komentar untuk "Usai Intimidasi Buruh Wanita, Oknum Deputy PT BMML "Ngumpet" Saat Didatangi Suami Korban"