Reduce bounce ratesindo Pemko-Forkopimda Upah-upah Haji Walikota Tanjungbalai - Indometro Media
banner image

Pemko-Forkopimda Upah-upah Haji Walikota Tanjungbalai

 

TANJUNGBALAI | Indometro.id

Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menyambut dan melaksanakan tradisi upah-upah untuk Wali Kota H. Mahyaruddin Salim dan Ketua TP-PKK Hj. Mashandayani Mahyaruddin. Keduanya baru saja tiba setelah menunaikan ibadah haji 1447 H / 2026 M.

Acara syukuran itu digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Senin, (15/6/2026). Suasana penuh kekeluargaan dan rasa syukur menyelimuti prosesi upah-upah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung. Jajaran Forkopimda juga lengkap, mulai dari Kapolres AKBP Welman Feri, Ketua PN Erita Harefa, hingga Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari.

Turut hadir perwakilan Kajari Tanjungbalai dan Dandim 0208/Asahan. Selain itu, seluruh Kepala OPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya memadati pendopo untuk memberi doa restu.

Usai prosesi upah-upah, Wali Kota H. Mahyaruddin Salim menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Ia merasa bersyukur karena doa warga mengiringi kesehatan dirinya dan keluarga selama di Tanah Suci.

Wali Kota lalu berbagi pengalaman singkat saat menunaikan rukun haji. Menurutnya, ibadah haji pada intinya adalah ibadah fisik yang menuntut stamina prima dari setiap jemaah.

Pelaksanaan rukun dan wajib haji membutuhkan fisik yang sehat dan stamina yang kuat. Itu kami alami sendiri ketika menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” kata Mahyaruddin.

Ia menjelaskan stamina jemaah harus benar-benar dijaga. Pelaksanaan puncak haji sangat menguras tenaga, apalagi peraturan di Arab Saudi yang sewaktu-waktu bisa berubah dan menuntut adaptasi cepat.


Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan haji tahun ini. “Tentunya dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan haji ada kekurangan dan kelemahan baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, kami mohon dimaafkan,” ucapnya.

Ke depan, ia berharap Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH bisa lebih profesional. Penanganan jemaah haji reguler yang menjadi tanggung jawab pemerintah harus terus dibenahi agar lebih optimal.

Untuk itu, kedepan kami akan mempersiapkan segala sesuatunya, terutama melakukan koordinasi dan komunikasi yang intens dengan Kementerian Haji dan Umrah Kota Tanjungbalai dalam mengevaluasi hal-hal yang terjadi tahun ini sehingga pelaksanaannya pada tahun depan semakin baik,” tegas H. Mahyaruddin Salim.

Saya melihat dan mendengar langsung penanganan jemaah haji, khususnya jemaah Kota Tanjungbalai. Bukan tidak baik, tetapi harapan saya kedepannya Kementerian Haji dan Umrah dapat lebih meningkatkan pelayanan ke arah yang lebih profesional,” tambahnya.

Ia turut bersyukur seluruh jemaah haji Kota Tanjungbalai tiba di tanah air dalam kondisi sehat. Sebanyak 130 jemaah telah kembali ke Tanjungbalai dan disambut langsung Pemko sebelum berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Pelaksanaan upah-upah berjalan lancar dalam suasana silaturahmi. Forkopimda, kepala OPD, dan tamu lainnya bergantian memberikan upah-upah kepada Wali Kota beserta istri sebagai simbol doa dan restu agar menjadi haji mabrur.    (Kabiro)

Posting Komentar untuk "Pemko-Forkopimda Upah-upah Haji Walikota Tanjungbalai"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?