Reduce bounce ratesindo Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi - Indometro Media
banner image

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi

PASER, Indometro.id — Sebuah proyek pembangunan saluran air (drainase) di kawasan Jalan provinsi Desa Olong pinang - Bekoso Kecamatan Paser Belengkong Kabupaten Paser,  menuai sorotan tajam dari warga setempat. Rabu (24/06/26)

Caption : Pekerjaan Drainase UPTD PU Tidak Ada Papan Proyek, Menjadi Pertanyaan Bagi Warga Desa Bekoso dan Olong Pinang

Selain tidak memasang papan informasi proyek sejak awal pengerjaan, kualitas fisik bangunan drainase tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan standar spesifikasi yang ditentukan proyek tersebut menggunakan anggaran APBD propinsi Kalimantan Timur

Pekerjaan yang buruk mengindikasikan bahwa konsultan pengawas dan pihak UPTD PU jarang turun ke lapangan untuk melakukan kontrol kualitas selama proses konstruksi berjalan.

Pantauan di lokasi pada sabtu (20/6), proyek yang diperkirakan sudah berjalan hampir sebulanan ini tampak terus dikejar tayang. Namun, tidak ada satu pun atribut transparansi publik, seperti papan plang proyek yang menjelaskan sumber dana, nama kontraktor, nilai kontrak, hingga jangka waktu pengerjaan.

Caption : Belum Lama dikerjakan Kurang Lebih Sebulan Konstruksi Dinding drainase Rusak

Langgar Aturan Keterbukaan Informasi Publik. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah, setiap proyek yang menggunakan uang negara wajib memasang papan informasi.

"Kami tidak tahu ini proyek dari dinas mana, anggarannya berapa, dan siapa yang mengerjakan. Semua serba tertutup. Padahal ini dibangun pakai uang rakyat," ujar Asmuni salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Bukan hanya masalah transparansi, warga juga mengeluhkan kualitas pengerjaan drainase tersebut. Beberapa titik dinding saluran air terlihat sudah mulai retak meski baru selesai dicor Campuran semen dan pasir pun diduga tidak seimbang, membuat materialnya mudah terkelupas.

Pondasi Dangkal Kedalaman kerukan dinilai terlalu dangkal dan tidak merata, dikhawatirkan tidak akan mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi. Lantai drainase juga mulai terkelupas padahal pekerjaannya belum sampai sebulan.

Caption : Lantai Drainase Mengalami Kerusakan Parah Padahal Pelaksanaan Pekerjaan Kurang Lebih Satu Bulan di Duga Dikerjakan Asal-Asalan

Warga mendesak dinas terkait khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur  untuk segera turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menegur pihak pelaksana.

Sampai berita ini diturunkan, pihak pelaksana lapangan maupun pengawas proyek tidak berada di tempat untuk dimintai konfirmasi.

Jika terbukti ditemukan pelanggaran administrasi dan teknis, warga meminta agar proyek tersebut dihentikan sementara dan dibongkar untuk dikerjakan ulang sesuai spesifikasi yang benar, demi mencegah kerugian negara dan dampak yang akan terjadi dikemudian hari jika curah hujan tinggi.

(fbn/red***)

Posting Komentar untuk "Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?