Reduce bounce ratesindo Barape Sawa 2026 di Bengkayang Resmi Ditutup, Acara Sukses dan Dipadati Warga. - Indometro Media
banner image

Barape Sawa 2026 di Bengkayang Resmi Ditutup, Acara Sukses dan Dipadati Warga.

indometro.id - Bengkayang

Rangkaian kegiatan Barape Sawa 2026 resmi ditutup oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis,S.E.,M.M., pada Minggu malam (31/5/2026). Penutupan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan budaya yang telah berlangsung meriah.

Acara penutupan berlangsung penuh khidmat dan semarak. 


Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan malam penutupan Barape Sawa 2026. Warga yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Bengkayang, tetapi juga datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkayang.


Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh adat, pemerintah kecamatan, serta masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Barape Sawa 2026.


Ia berharap kegiatan budaya ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Dayak Bakati di Kabupaten Bengkayang.


Suasana malam penutupan semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Masyarakat terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga penutupan resmi dilakukan.


Barape Sawa merupakan agenda budaya yang tidak hanya menjadi sarana pelestarian adat dan tradisi, tetapi juga menjadi ajang mempererat persatuan, kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.


Dengan ditandainya pemukulan gong oleh Bupati Bengkayang, maka secara resmi rangkaian kegiatan Barape Sawa 2026 berakhir. Masyarakat berharap kegiatan budaya ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin berkembang sebagai salah satu ikon budaya Kabupaten Bengkayang.



Panyampaian ketua Panitia Barape Sawa Bengkayang 2026 Rudi, S.Pd., M.Pd

mengatakan bahwa,mengucapkan terimakasih kepada donatur yang sudah partisipasi terhadap kegiatan Barape Sawa kali ini.


"Ucapan terimaksih sebasar besar nya kepada semua pihak yang sudah partisipasi mensukseskan Barape Sawa 2026 ini ," ujar Rudi


Rudi juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak agar Barape Sawa ke depannya dapat berlangsung lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menambahkan, partisipasi aktif dari donatur, masyarakat, serta pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya kegiatan budaya ini.


“Semoga Barape Sawa ke depan dapat terus menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan kreativitas generasi muda, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal kita,” tambah Rudi.


Sejumlah tokoh adat dan pemangku kepentingan juga menyampaikan rasa bangga atas suksesnya pelaksanaan Barape Sawa 2026. Mereka berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi dan promosi budaya Dayak kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda yang mulai modern.


Malam penutupan Barape Sawa 2026 berlangsung meriah dengan penampilan berbagai seni tradisional yang spektakuler. 


Beragam tarian tradisional ditampilkan dengan penuh semangat, memukau ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara.


Suasana semakin semarak dengan penampilan para artis lokal yang membawakan lagu-lagu daerah dan musik lokal, sehingga menambah kemeriahan malam penutupan kegiatan budaya tersebut.


Banyak warga mengaku senang dan bangga bisa menyaksikan secara langsung kemeriahan serta kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Bengkayang.


Dengan berakhirnya Barape Sawa 2026, pemerintah daerah dan panitia berkomitmen untuk menyiapkan agenda yang lebih besar pada tahun berikutnya, sehingga tradisi dan kearifan lokal masyarakat Dayak tetap hidup dan dikenal luas.

Posting Komentar untuk "Barape Sawa 2026 di Bengkayang Resmi Ditutup, Acara Sukses dan Dipadati Warga."

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?