Tulungagung-Indometro.id-Rasa haru, bahagia, sekaligus penuh syukur menyelimuti prosesi pelepasan ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (07/05/2026).
Sejak pagi, kawasan pendopo dipenuhi para jamaah beserta keluarga yang datang mengantar. Suasana khidmat bercampur haru tampak ketika para calon tamu Allah saling berpamitan sebelum berangkat menuju Tanah Suci Makkah.
Di antara ratusan jamaah tersebut, tampak Kepala Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Suad Bagiyo, SH, yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Bu Denok Lestari.
Dengan mengenakan seragam batik haji nasional, keduanya mengikuti rangkaian pelepasan dengan penuh kekhusyukan.
Bagi Suad, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci yang telah lama dinantikan bersama keluarga.
“Alhamdulillah, tahun ini saya bersama istri mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji. Ini menjadi kebahagiaan dan rasa syukur yang luar biasa bagi keluarga kami,” ujar Suad Bagiyo.
Ia mengaku telah mempersiapkan diri lahir dan batin demi menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan maksimal. Selain memohon keselamatan dan keberkahan untuk keluarga, Suad juga membawa doa khusus bagi masyarakat serta daerah yang dipimpinnya.
“Insya Allah kami akan mendoakan masyarakat Tulungagung agar selalu diberikan kesehatan, dijauhkan dari musibah, diberi kemakmuran, serta para pemimpinnya diberikan kekuatan dan amanah dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Momen keberangkatan tersebut juga menjadi perhatian masyarakat, karena tidak sedikit kepala desa dan tokoh desa di Tulungagung yang tahun ini mendapat kesempatan berangkat haji. Kehadiran mereka menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan di tengah prosesi pelepasan jamaah.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama instansi terkait pun memastikan seluruh kesiapan jamaah telah dilakukan secara maksimal, mulai dari pemeriksaan kesehatan, transportasi, hingga pengawalan perjalanan menuju asrama haji.
Keberangkatan para calon jemaah haji ini diharapkan membawa keberkahan, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, namun juga bagi masyarakat Tulungagung secara luas. Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat, panggilan berhaji menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan hidup sejatinya bermuara pada pengabdian dan doa terbaik kepada Sang Pencipta.

.jpg)

Posting Komentar untuk "Tinggalkan Tugas Demi Panggilan Suci, Kades Jarakan Suad Bagiyo dan Istri Berangkat Haji Tahun Ini"