Gunung Tabur, Berau – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Gunung Tabur secara rutin melaksanakan patroli di wilayah perbatasan provinsi sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kegiatan patroli ini juga melibatkan unsur media serta lembaga pemantau ETH Kaltim untuk membantu memantau titik-titik rawan, sekaligus meningkatkan transparansi dan pengawasan di lapangan. Selain itu, patroli dilakukan secara dialogis dengan masyarakat guna mempererat komunikasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Wilayah perbatasan dinilai sebagai titik rawan, sehingga patroli tidak hanya difokuskan di perbatasan, tetapi juga di jalur-jalur utama antar kecamatan di wilayah Gunung Tabur, khususnya pada jalur dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Patroli “blue light” atau patroli preventif juga digelar pada jam-jam rawan, terutama pada malam hingga dini hari, sebagai upaya mengantisipasi tindak kriminalitas serta mencegah aksi balap liar.
Kapolsek Gunung Tabur IPTU Putu Ari Sanjaya Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli perbatasan ini akan terus ditingkatkan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki potensi kerawanan. Selain mencegah tindak kejahatan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolsek juga menambahkan bahwa selain patroli fisik, petugas turut mengedepankan pendekatan humanis melalui patroli dialogis.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.




Posting Komentar untuk "Polsek Gunung Tabur Rutin Melakukan Patroli Perbatasan"