Bireuen. Indometro. Id - SMK Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuen kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang hijau dan produktif melalui program Projek Perubahan 2026 bertajuk “Green Jihad” berupa bakti sosial penanaman pohon wakaf buah di lingkungan sekolah, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan pada lahan kebun sekolah ini dilaksanakan sejak pagi pukul 09.00 WIB yang dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, M.Pd diwakili Plt. Kasubbag TU, Muhammadar, S.Pd, serta diikuti oleh dewan guru dan seluruh siswa kelas XII.
Kepala SMK Negeri 1 Peusangan, Faisal, ST., M.Pd kepada media ini mengatakan, program penanaman pohon di lingkungan sekolah dinilai sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan kesadaran ekologis peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan berkelanjutan.
Katanya, kegiatan serupa juga dinilai efektif dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada generasi muda.
Faisal menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat untuk bangkit paska bencana banjir yang melanda pada akhir tahun 2025 lalu.
“Program ini kami gagas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya pemulihan kebun sekolah yang sebelumnya dipenuhi tanaman rambutan, namun rusak akibat banjir," kata Faisal.
Dikatakannya, kini kami mulai menata kembali dengan konsep yang lebih produktif dan berkelanjutan, dan kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Faisal menuturkan, kegiatan ini turut disponsori oleh Penerbit Erlangga, Andi dan Intan Pariwara. Selain itu, guru dan para murid juga berpartisipasi aktif dengan membawa dan menanam langsung pohon buah yang memiliki nilai manfaat.
Menariknya ujar Faisal, program ini melibatkan murid kelas XII sebagai bentuk warisan yang akan mereka tinggalkan untuk sekolah.
“Kami ingin peserta didik tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga jejak nyata. Pohon-pohon ini akan menjadi bukti bahwa mereka pernah berkontribusi untuk sekolah,” tandasnya.
Ia berharap, ke depan kawasan ini akan diberi nama “Taman Wakaf Buah” yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja.
“Taman ini kami niatkan sebagai wakaf. Siapa pun boleh menikmati buahnya tanpa harus meminta izin, selama hanya untuk dikonsumsi. Ini adalah bagian dari pendidikan nilai tentang berbagi, kepedulian, dan keberkahan,” imbuh Faisal.
Ditambahkannya, melalui program Green Jihad ini SMK Negeri 1 Peusangan tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran, harapan, dan nilai-nilai kehidupan bagi generasi muda menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Perwakilan Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Bireuen, Plt. Kasubbag TU, Muhammadar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas inovasi yang dilakukan pihak sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi program Green Jihad yang digagas oleh SMK Negeri 1 Peusangan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar penanaman pohon, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini," ujar Muhammadar.
Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa program itu sejalan dengan arah kebijakan Dinas Pendidikan Aceh.
“Ini sejalan dengan program dinas pendidikan yang mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar produktif. Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi generasi mendatang," pungkas Muhammadar.(*)



Posting Komentar untuk "Green Jihad SMKN 1 Peusangan: Menanam Pohon, Menanam Harapan Pasca Banjir"