Indometro.id Paser – Pemerintah Kabupaten Paser melalui instansi terkait bersama Bulog Kantor Cabang Paser memastikan ketersediaan dan stabilitas harga 13 komoditas pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (2026). Hingga pekan kedua Maret 2026, mayoritas harga bahan pokok di Pasar Induk Penyembolum Senaken dan pasar tradisional lainnya di Kabupaten Paser terpantau masih dalam kondisi terkendali.
![]() |
| caption : Situasi dan Kondisi Pasar Penyembolum Kabupaten Paser |
Kepala Kantor Cabang Bulog Paser, Muhammad Mukhlis, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan panic buying. Saat ini, stok beras di gudang Bulog Paser mencapai 2.000 ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) hingga pasca-Lebaran.
Selain beras, pasokan komoditas lain juga telah disiapkan: Minyak Goreng (minyakita) 90.000 liter. Gula pasir stok akan ditambah hingga mencapai 30 ton. Daging beku tersedia sekitar 3 ton untuk mengantisipasi lonjakan permintaan daging sapi segar.
Untuk rincian harga pangan pokok Berdasarkan pantauan indometro.id di lapangan, berikut adalah estimasi harga rata-rata 13 pangan pokok di wilayah Kabupaten Paser per awal Maret 2026:
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan 19 agenda aksi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pangan sepanjang tahun 2026. Khusus menyambut Lebaran, Pemkab Paser menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar di berbagai kecamatan.
"Kami menjamin stok beras di gudang Bulog mencapai 2.000 ton, cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat Paser dan sekitarnya hingga pasca-Lebaran," ujar Muhammad Mukhlis,
Kepala Kantor Bulog Cabang Paser. Selain itu, keberhasilan program hilirisasi ayam petelur di Desa Suatang menjadi kunci stabilitas harga telur di tingkat lokal, sehingga Paser tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Polres Paser bersama Satgas Pangan juga terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor dan pasar-pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan barang yang dapat memicu lonjakan harga secara tidak wajar di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau belanja berlebihan, karena pasokan dipastikan mengalir lancar ke seluruh pelosok desa di Kabupaten Paser.
(fbn/red**)




Posting Komentar untuk "Stok Aman, Harga 13 Pangan Pokok di Kabupaten Paser Terpantau Stabil Menjelang Idul Fitri"