Reduce bounce ratesindo Resahkan Nasabah, Ketua PWDPI Soroti Kinerja Pegadaian Unit Jalan Sudirman Tebing Tinggi - Indometro Media

Resahkan Nasabah, Ketua PWDPI Soroti Kinerja Pegadaian Unit Jalan Sudirman Tebing Tinggi

Kantor Pegadaian Unit Jalan Sudirman Tebing Tinggi.


Tebing Tinggi, Indometro.id -

Ketua DPC Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI ) Kota Tebing Tinggi, Togi Saragih menyoroti kinerja pegadaian unit Jalan Sudirman Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, Sumut, yang dinilai meresahkan nasabah. Hal ini disampaikan Togi kepada awak media, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, semula ada nasabah bernama Henda Wahyuni Sianturi warga Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tambangan menggadaikan keterangan jaminan Gelang ukir perhiasan emas 16 karat, Cincin ukir perhiasan emas 15 karat, Cincin rih papan 21 karat dengan tanggal pengajuan kredit tanggal 02/07/2025 dan jatuh tempo pada  tanggal 29/10/2025.

Namun, sebutnya, akibat tidak ditebus oleh yang bersangkutan maka terjadi pelelangan lalu dihitung pinjaman dengan harga emas jenis perhiasan tersebut sehingga ada sisa sebesar Rp. 10.497.054.(sepuluh juta empat ratus sembilan puluh tujuh lima puluh empat ripiah).

"Berhubung Henda Wahyuni Sianturi selaku nasabah bekerja ke Malaysia kontrak 3 tahun, lantas dia mengutus ibu mertuanya ke pegadaian unit Jalan Sudirman dekat Simpang Dolok tersebut untuk mengambil uang sisa hasil gadaian emas, akan tetapi ditolak oleh pihak pegadaian," terang Togi.

Salah seorang pegawai Pegadaian Unit Jalan Sudirman Tebing Tinggi dan berkas surat gadai.

Salah seorang pegawai Pegadaian menyampaikan bahwa Ibu mertua Henda tidak bisa mengambil uang sisa hasil gadaian emas atas nama Henda karena yang bisa mengambil hanyalah orang tua kandung.

"Tidak bisa ibu mengambil uang sisa hasil gadaian emas atas nama Henda karena ibu  mertuanya, yang bisa mengambil hanyalah orang tua kandung Henda Wahyuni Sianturi itu pun harus pakai surat kuasa dan harus yang  bersangkutan yang membuat surat kuasa," ujar pegawai pegadaian dengan nada keras seperti disampaikan Ibu mertua Henda kepada Togi.

Berbekal apa yang disampaikan pihak pegadaian, Ibu mertua Henda kemudian menghubungi Henda di Malaysia yang akhirnya setuju membuat surat kuasa kepada Bapak Kandung Henda dari Malaysia melalui Portable Document Format (PDF) dan berhubung di Malaysia tidak ada materai maka dibelilah materai Rp.10 ribu di Tebing Tinggi. 

Selanjutnya Bapak Kandung Henda bersana Togi Saragih mendatangi kantor pegadaian beserta kelengkapan administrasi termasuk surat kuasa pengambilan sisa uang hasil gadaian, namun setelah seorang pegawai pegadaian memeriksa,  surat kuasa tersebut ditolak dengan alasan tidak bisa pakai PDF melainkan tulis tangan langsung. 

"Kalau di pdf gak bisa harus asli tulisan nasabah dikirim melalui entah apa pun namanya yang intinya sampai di Tebing Tinggi, ucap pegawai yang arogan itu," beber Togi kepada media.

Togi mengatakan dirinya sempat menyarankan untuk tidak mempersulit nasabah mengingat jarak Malaysia-Indonesia yang sangat jauh dan berbeda negara sementara saat ini sudah zaman digital untuk mempermudah segala urusan. Kemudian Togi juga bertanya tentang aturan terkait hal tersebut. Intinya apa yang dimohonkan orang tua nasabah tidak digubris dan diindahkan pihak pegadaian. 

"Saya Togi Saragih Ketua PWDPI meminta kepada pegawai pegadaian mana aturan yang kalian katakan barusan ini, seyogyanya para nasabah tidak bertanya tanya dan kalian pampangkan  pengumuman terkait hal ini supaya tidak seperti ini, cekcok jadinya, kalian pihak pegadaian tidak bisa mengatakan hanya secara lisan namun harus juga tertulis. Persoalan ini akan saya viralkan supaya publik tahu bagaimana  bobroknya di pegadaian ini," tutur Togi kepada pihak pegadaian saat itu. 

Menyikapi hal ini, Togi Saragih selaku pimpinan organisasi wartawan akan menyampaikan kepada pihak terkait dan pemerintah untuk tidak selalu mempersulit masyarakat dalam segala urusan yang merugikan masyarakat itu sendiri.

"Semua syarat sudah kita penuhi, namun pihak pegadaian tetap menolak dan tak juga mau memberikan uang sisa hasil gadaian tersebut, hal ini akan terus saya kawal dan usut sampai tuntas," tegasnya mengakhiri. 





(@76)

Posting Komentar untuk "Resahkan Nasabah, Ketua PWDPI Soroti Kinerja Pegadaian Unit Jalan Sudirman Tebing Tinggi "

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?