Tulungagung – Indometro.id– Komitmen menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan ditunjukkan jajaran Polres Tulungagung dengan menggelar patroli gabungan berskala besar, Sabtu (21/2/2026) malam. Operasi tersebut difokuskan pada penindakan peredaran minuman keras (miras) ilegal yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar sejumlah warung dan kafe yang diduga menjual miras tanpa izin resmi. Dari hasil operasi, aparat berhasil mengamankan puluhan botol miras berbagai merek dari beberapa titik lokasi.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran adalah Warung Ajuma. Di tempat tersebut, petugas menemukan sejumlah arak dan minuman beralkohol siap edar. Pemeriksaan kemudian berlanjut ke Warung Bojeezz, di mana aparat kembali mendapati puluhan botol miras ilegal yang disimpan untuk diperjualbelikan.
Razia juga menyasar Warkop Lumintu. Di lokasi ini, polisi menyita berbagai jenis miras yang disembunyikan di dalam warung guna mengelabui petugas.
Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk proses hukum lebih lanjut. Kepolisian menegaskan tidak akan memberikan kelonggaran terhadap pelanggaran serupa, terlebih di bulan Ramadan yang diharapkan berjalan dengan aman dan kondusif.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Nanang, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan razia ini merupakan langkah nyata yang akan terus dilakukan, bukan sekadar kegiatan simbolis.
“Ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha yang masih nekat menjual miras ilegal. Kami akan bertindak tegas tanpa kompromi. Selama Ramadan, situasi kamtibmas harus tetap kondusif,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, kepolisian memastikan intensitas patroli akan terus ditingkatkan hingga akhir Ramadan. Masyarakat pun diajak berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian, demi terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan penuh khidmat selama bulan suci.(ag



Posting Komentar untuk "Razia Ramadan, Polisi Amankan Miras Ilegal dari Sejumlah Warung di Tulungagun"