Silou Kahean Indometro.id - Pemerintah Bentuk program strategis nasional merencanakan kawasan SIMTRA (Simalungun Military Training Area) Rindam I/BB di Kecamatan Silou Kahean sebagai lokasi latihan militer Kodam.
Program ini bertujuan tidak hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi dan penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Simalungun dan sekitarnya.
Keberadaan SIMTRA di Silou Kahean diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan aparat TNI dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam, seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan yang kerap mengancam wilayah dengan kondisi geografis perbukitan dan hutan.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah, di mana kawasan latihan tersebut nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan penanganan darurat bencana, Pemerintah Daerah Kodam l/ BB Silau Kahean Bagian Dari Program Antisipasi Bencana Alam. masyarakat, serta simulasi tanggap darurat.
Sejumlah pihak menilai bahwa pembangunan SIMTRA akan memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi keamanan, kesiapsiagaan bencana, maupun peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pembangunan infrastruktur pendukung.
Pemerintah menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program ini akan tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta melibatkan masyarakat setempat agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
Dengan adanya SIMTRA sebagai tempat latihan Kodam di Silou Kahean, diharapkan wilayah Simalungun semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana alam, sekaligus memperkuat pertahanan dan ketahanan nasional.
Ada beberapa tokoh masyarakat yang datang untuk sosialisasi,perwakilan dari rindam Mayor Inf. Budi Purwanta SH dan anggota Inf. E.J sipayung,camat Silou Kahean Janopel P.Tanjung,Danramil 19//SK Lettu Inf.Ismar Nasution,dan beberapa pangulu silou kahean juga ikut hadir
(Belman purba)


.jpg)

Posting Komentar untuk "Pemerintah Daerah Kodam l/BB Silau kahean Bentuk Program Dari SIMTRA(Simalungun Military Training Area) Bentuk Program Antisipasi Bencana Alam"