BEKASI INDOMETRO id
Dosa zinah adalah dosa besar (maksiat terbesar) yang sangat dilarang karena merusak moral dan sosial, dengan konsekuensi hukuman berat kalau dalam agama Islam (dirajam atau cambuk) lalu diproses secara hukum tidak sedikit para pengajar toko agama yang terseret dalam kasus asusila mereka dihukum seberat-beratnya baik pelakunya yang sudah menikah atau belum, serta potensi hukuman sosial di masyarakat, namun pintu taubat selalu terbuka dengan syarat menyesal, berhenti, berjanji tidak mengulangi lagi dan memohon ampunan Kepada Tuhan dan keluarganya
.
Kejatuhan Jhonny Weol Ketua Umum Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI)ke dalam perbuatan zinah merupakan pelanggaran moral dan etika berat yang secara drastis menurunkan harkat, martabat, serta legitimasi Organisasi. Perbuatan ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mencederai kepercayaan Gembala Hamba Tuhan dan seluruh Umat Kristiani terutama warga GPdI Indonesia dan Dunia, merusak tatanan sosial, harkat dan martabat dan mengancam stabilitas kepemimpinan..
1. Runtuhnya Integritas dan Kepercayaan warga GPdI terhadap Ketua Umum Pdt Dr Jhonny Weol yang
Kehilangan Moralitas: Pemimpin yang diharapkan menjadi teladan.
Akhirnya jatuh Berzinah sampai kesekian kalinya dilubang yang sama Zinah, adalah dosa besar, merampas wibawa dan kehormatan seorang pemimpin, sehingga menjadi figur yang tidak layak dicontoh.
Warga GPdI Mengalami Krisis Kepercayaan: Sehingga publik atau bawahan akan kehilangan rasa hormat dan kepercayaan (legitimasi) terhadap pemimpin yang tidak mampu mengendalikan hawa nafsu dan melanggar kesucian pernikahannya
2. Dampak Sosial dan Citra
Pandangan Buruk: Terhadap pelaku zinah, termasuk pemimpin, akan dipandang rendah oleh masyarakat.
Tercemarnya Reputasi: Pdt Dr Jhonny Weol sebagai pemimpin berubah menjadi aib yang sulit dihapus, dan seringkali berdampak pada keluarga serta Organisasi yang dipimpinnya.


Posting Komentar untuk "Merasa Sedih Dan Takut Karna Melanggar Perintah Allah "