Ruteng, NTT, Indometro.id — Perayaan Ekaristi Kudus Minggu I Masa Adven di Gereja Paroki St. Antonius Padua Rii-Beamese, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Minggu (30/11/2025) berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Misa dipimpin oleh RD. Herman Jewarut, Pr, imam muda kelahiran Kampung Purek, Paroki Cancar, Kecamatan Ruteng.
Romo Herman ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Ruteng pada 10 Oktober 2025 di Gereja Katedral Ruteng oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr.
“Berjaga-jagalah dan bersiaplah selalu”
Dalam kotbahnya, Romo Herman mengangkat tema renungan dari Injil Matius 24:37–44:
“Berjaga-jagalah dan bersiap siagalah selalu, karena kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”
Ia menjelaskan bahwa berjaga bukan berarti begadang setiap malam atau menyiapkan sesuatu yang istimewa di rumah. Melainkan, memiliki iman yang kuat, jujur, ikhlas dan terus berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan melalui tindakan nyata.
Tanda Iman Nyata dalam Kehidupan
Romo Herman mengajak umat untuk: Mengikuti Misa setiap hari Minggu, Berdoa sebelum dan sesudah makan, sebelum tidur, dan saat bangun, Mengikuti doa Rosario di bulan Mei dan Oktober, Aktif dalam doa kelompok kategorial, Tidak menyakiti sesama, tidak dendam, tidak sombong, Secara khusus, ia menekankan bahaya perjudian, terutama judi online yang semakin marak.
“Orang bekerja dari pagi hingga sore, tetapi uangnya habis untuk berjudi. Perjudian menciptakan kesengsaraan dan kemiskinan,” tegasnya.
Hentikan Perjudian: Bertobat di Masa Penantian
Masa Adven adalah masa penantian kedatangan Sang Juru Selamat. Karena itu, menurut Romo Herman, setiap orang diberi kesempatan untuk bertobat dan meninggalkan kebiasaan buruk.
“Hentikan berjudi sekarang juga dan untuk selamanya. Kekayaanmu akan habis, keluargamu akan hancur jika perjudian masih bercokol dalam dirimu,” ujarnya.
Ia juga menyerukan kepada pemerintah dan aparat keamanan agar menindak tegas para bandar judi, baik konvensional maupun online, sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku.
Gereja Dipadati Umat
Sekitar 500 umat hadir dan memenuhi ruang Gereja Paroki St. Antonius Padua Rii-Beamese dalam perayaan misa tersebut.
Masa Adven mengajak kita menata hati, membuka diri untuk bertobat, dan siap menyambut kedatangan Yesus Kristus Sang Juru Selamat.
“Berjaga dan bersiap – bukan dengan pesta, tetapi dengan pertobatan dan hidup dalam kasih.” (Yos.Geong dan tim)




Posting Komentar untuk "Misa Minggu I Masa Adven Paroki Rii-Beamese Cibal: Ajakan untuk Bertobat dan Berjaga-jaga "