Reduce bounce ratesindo Kelurahan Rowang Launching Program Ramah Anak Bermigrasi, Komit Lindungi Hak Dasar Anak - Indometro Media

Kelurahan Rowang Launching Program Ramah Anak Bermigrasi, Komit Lindungi Hak Dasar Anak

 











Ruteng, NTT, Indometro.id – Kelurahan Rowang, Kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi mendeklarasikan diri sebagai Kelurahan Ramah Anak Bermigrasi pada Senin, 24 November 2025. Deklarasi yang digelar di Aula Paroki Katedral Ruteng ini sekaligus menandai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kelurahan Rowang dan Karya Kemanusiaan Weta Gerak – Yayasan Gembala Baik Indonesia (YGBI) serta peluncuran aplikasi digital pengaduan R-Respon, sebagai layanan cepat tanggap terhadap kasus kekerasan anak.

Dengan langkah ini, Kelurahan Rowang menjadi pelopor pertama di Kabupaten Manggarai yang secara resmi mengusung program perlindungan anak migran, terutama mereka yang tinggal jauh dari orang tua di rumah kos dan asrama.

Lurah Rowang: Anak Migran Harus Dilindungi

Lurah Rowang, Feliks Bonefasio Magur, S.STP menegaskan bahwa banyak anak pendatang yang menempuh pendidikan di Ruteng tinggal tanpa pendampingan orang tua, sehingga membutuhkan perlindungan khusus.

“Anak-anak migran adalah kelompok rentan. Kami pastikan tidak ada satu pun anak di Kelurahan Rowang yang merasa terasingkan, terancam, atau kehilangan haknya,” ujarnya.

Dalam tiga bulan terakhir, Pemerintah Kelurahan bersama YGBI telah:

Melakukan pendataan rumah kos dan asrama, Menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada anak kos dan Meluncurkan aplikasi R-Respon untuk laporan cepat, aman, dan rahasia

Dinas P3A Manggarai: Langkah Bersejarah dan Inspiratif

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Tumbuh Kembang Anak Dinas P3A Manggarai, Fransiskus Martino Dura, menyebut program ini sebagai terobosan berani dan bersejarah.

“Dari 26 kelurahan di Kabupaten Manggarai, hanya Rowang yang berani menyatakan komitmen sebagai Kelurahan Ramah Anak,” tegasnya.

Berdasarkan data terakhir, kasus kekerasan terhadap anak masih sangat tinggi, terutama kekerasan seksual, dengan tingkat pelaporan yang sangat rendah (fenomena gunung es).

Fakta Penelitian Anak Migran (YGBI 2023–2024)

Data Temuan Persentase;

Tinggal di kos tanpa pengawasan 60%

Hidup tanpa kehadiran orang dewasa 20%

Hanya makan 1–2 kali sehari 45%

sering tidur dalam keadaan perut lapar 40%

Pernah alami kekerasan 97%

Tidak pernah melapor 20%

Selain itu, pada 1.147 kamar kos tercatat tidak memiliki sistem pengawasan yang memadai.

Aplikasi R-Respon: Aduan Kekerasan Anak Cepat & Rahasia.

Peluncuran R-Respon (Rowang – Responsif Aduan Kekerasan Terhadap Anak) diharapkan mampu: 

✔ Menangani kasus kekerasan lebih cepat,

✔ Menjamin kerahasiaan pelapor, dan 

✔ Meningkatkan pengawasan dan pencegahan.


Langkah-langkah strategis Program Ramah Anak Bermigrasi oleh Pemerintah Kelurahan Rowang yakni:

1. Pendataan tempat tinggal anak migran. Memetakan lokasi dan kondisi tempat tinggal anak-anak migran guna mencari solusi yang tepat sasaran.

2. Peluncuran Aplikasi R-Respon. Dengan aplikasi ini dipastikan setiap laporan kekerasan terhadap anak dapat ditanggapi dengan cepat, responsif, dan rahasia.

3. Penyaluran Bantuan Sosial. Berupa bahan sembako kepada anak-anak kost dan asrama.

Kegiatan ini merupakan Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Pemerintah daerah, Gereja, Polres Manggarai, NGO khususnya Wahana Visi Indonesia, DP3A Manggarai, Sekolah dan masyarakat.

Investasi Masa Depan Generasi Muda

Matildis Jana, Project Coordinator YGBI, mengutip Nelson Mandela, mengungkapkan;

“Tidak ada cerminan jiwa bangsa yang lebih tajam daripada cara ia memperlakukan anak-anaknya.”

Ia menegaskan, perlindungan anak migran adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Manggarai.

Selain deklarasi, pada 29 November 2025 akan digelar bakti sosial lanjutan, sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Kongregasi Gembala Baik di Indonesia dan 40 tahun di Keuskupan Ruteng.

Ajak Kolaborasi Semua Pihak

Menutup sambutannya, Lurah Felco Magur mengajak seluruh stakeholder untuk menjaga semangat kerja sama.

“Mari jadikan Ruteng sebagai contoh nyata lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua anak, tanpa terkecuali," tutupnya. (****)

Posting Komentar untuk "Kelurahan Rowang Launching Program Ramah Anak Bermigrasi, Komit Lindungi Hak Dasar Anak"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?