Ticker

6/recent/Ticker-posts

PDIP resmi usulkan Sofyan Effendi dan Sirojudin

foto : logo PDIP

indometro.id - Masa pandemi Covid-19 bukan menjadi kendala bagi PDIP untuk tetap kerja politik, karena pemerintah menetapkan pilkada serentak tahun 2020 pada bulan Desember.Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan nama-nama calon yang akan diusung di Pilkada Serentak tahun 2020 khususnya wilayah Jawa Barat. PDIP menetapkan nama-nama calon untuk delapan kabupaten/kota di Jawa Barat yang akan mengelar pilkada Desember 2020 mendatang, termasuk Kabupaten Sukabumi.

Ada dua nama muncul yang diusulkan untuk DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk Kabupaten Sukabumi, kedua nama tersebut adalah Sofyan Effendi dan Sirojudin. Ketua DPC PDI Perjuangan Yudi Suryadikrama membenarkan kedua nama tersebut sudah diusulkan untuk kemudian dipasangkan. “Betul (Sofyan Effendi dan Sirojudin di usulkan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat), partai kami kurang jadi harus berpasangan, “

Menurut Yudi, PPP lebih tertarik dengan nama Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin. Bersama PKB dengan koalisi hejoludeung, PPP sudah dari jauh-jauh hari menggaet Wakil Bupati Sukabumi saat ini, Adjo Sardjono sebagai calon bupati untuk pilkada 2020.

"Setelah ada koalisi, baru kita tempur. Jangan cari yang sempurna, enggak akan ada yang sempurna. Hal pertama yang perlu digarisbawahi, koalisi dengan PDIP harus solid terlebih dahulu. Kalau tidak solid, itu sudah setengah kesalahan. Solid bergerak. Insyaallah kami punya basis dan tidak akan pecah," tandas Yudi.

Untuk nama Sofyan Effendi sendiri diusulkan sebagai calon bupatiya, sementara untuk nama Sirojudin diusulkan untuk calon wakil bupatinya. Nantinya, kedua nama tersebut ditawarkan kepada partai koalisi mana yang diterima oleh partai koalisi untuk nantinya dipasangkan. “Sejauh ini kami sudah berkomunikasi dengan PPP dan PPP hanya menerima pak Sirojudin saja, “tandasnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Tata Subrata menambahkan bahwa dua kandidat yang muncul tersebut adalah jagoan PDI Perjuangan, nantinya akan ditawarkan dengan parpol koalisi lain. Artinya, dikarenakan partai PDP Perjuangan kurang kursi atau dalam kata lain harus berkoalisi tentunya dalam menentukan kandidatnya tidak bisa menentukan sendiri.(Anwar, melaporkan)


Sumber :  indometro.id