Merangin // Indometro.id. - Tokoh Masyarakat Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, lelah menunggu perbaikan dari pemerintah Kabupaten Merangin, atas penderitaan jalan utama yang menjadi penggerak ekonomi dan akses pendidikan bagi siswa yang rusak rapat, sehingga masyarakat swadaya memperbaikin.
Masyarakat secara swadaya memperbaiki infrastruktur jalan secara bersama-sama.
"Kami lelah menunggu jalan di perbaikin oleh pemerintah yang kurang peduli dan kurang tanggap atas penderitaan masyarakat tabir Ilir atas kondisi infrastruktur jalan yang banyak rusak berlobang dan berlumpur di ruas Jalan Tabir Ilir ini," kata warga Jalan kabupaten ruas Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, Ucapk H. Awi di Tabir Ilir.
Masyarakat memperbaiki, jalan poros di kecamatan tabir ilir sepanjang 9 KM, di kerjakan selama 3 hari oleh masyarakat setempat adalah bentuk protes kinerja pemerintah kabupaten Merangin yang di pimpin oleh M. Syukur dan H. Khafid Muin yang selama ini lamban dalam mengambil suatu kebijakan untuk kepentingan masyarakat banyak.
"Kita tidak harus menunggu anggaran turun dari pemerintah, namun kepekaan untuk kepentingan bersama terlebih masyarakat harus direspon cepat. Jangan sampai menunggu ada korban berjatuhan baru bereaksi," katanya
Aksi nyata masyarakat yang ada di Tabir Ilir secara swadaya memperbaiki infrastruktur jalan secara bersama-sama, kamis.16 Maret 2026. Kita tidak harus menunggu anggaran turun dari pemerintah, namun kepekaan untuk kepentingan bersama terlebih masyarakat harus direspon cepat. Jangan sampai menunggu ada korban berjatuhan baru bereaksi.
Tabir Ilir (indometro.id Merangin) - Sejumlah warga penggunaan jalan poros, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi mengapresiasi atas aksi masyarakat yang ada di daerah itu secara swadaya memperbaiki infrastruktur jalan secara bersama-sama.
"Kami merasa terharu melihat aksi masyarakat yang masih peduli terhadap kondisi infrastruktur jalan yang masih banyak rusak di kecamatan Tabir Ilir ini," kata warga Jalan di kecamatan Tabir Ilir mulai dari perbatasan rantau panjang sampai ke perbatasan tebo, mayoritas rusak parah.
Dia menilai, bahwa perbaikan jalan dengan swadaya secara gotong royong olehaayarakat adalah bentuk protes kinerja pemerintah yang selama ini lamban dalam mengambil suatu kebijakan untuk kepentingan masyarakat banyak.
"Kita tidak harus menunggu anggaran turun dari pemerintah, namun kepekaan untuk kepentingan bersama terlebih masyarakat harus direspon cepat. Jangan sampai menunggu ada korban berjatuhan baru bereaksi," katanya
Aksi nyata Masyarakat yang ada di kecamatan Tabir Ilir secara swadaya memperbaiki infrastruktur jalan secara bersama-sama. Bahwa pihaknya sangat prihatin terhadap kinerja pemerintah baik itu Kabupaten maupun provinsi yang tidak cepat tanggap terhadap perbaikan jalan yang dianggap rusak parah oleh kalangan warga " Merangin"
"Kita memahami betul keadaan anggaran keuangan pemerintah Kabupaten maupun provinsi, namun tidak serta merta mengabaikan untuk kepentingan masyarakat banyak. Paling tidak pemerintah tidak tinggal diam dan terkesan menutup mata ketika melihat kejadian yang nyata sering menjadi keluhan masyarakat setempat,"
Penulis: Mulyadi



Posting Komentar untuk "Lelah Menunggu Pemerintah Merangin, Masyarakat Tabir Ilir Swadaya Perbaiki Jalan"