Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kepala Desa Swapodibo Ingin Mengeluarkan BLT Dari Dana Desa

Frans Ronsumbre, Kepala Desa Swapodibo


Desa Swapodibo, indometro.id - Frans Ronsumbre, Kepala Desa Swapodibo Distrik Biak kota, Dihari ini Senin tanggal 4 Mei 2020, dengan seluruh aparat kampung, danjuga lembaga desa, badan musyawarah kampung, di hari ini mengadakan rapat dengan seluruh masyarakat, dengan jumlah kehadiran berdasarkan daftar hadir, sebanyak seratus satu orang, dalam Agenda pertemuan kami untuk mempersiapkan data, bagaimana penanganan Covid 19, dengan dana yang bersumber dari dana kampung Suapodibo, yang berjumlah Rp.963.290.000,- dengan petunjuk pemerintah daerah, bahwa didalam penggunaan dana ini tahap pertama Kampung Suapodibo, dengan lokasi 15 sampai 30%,


BALAI Kampung Swapodibo


 bapa ibu sodara-sodari yang saya hormati, terutama kepada bapak Bupati kabupaten Biak Numfor, saya sebagai jajaran Pemerintahan Kampung adalah bawahan langsung dari bapak Bupati, saya melakukan pertemuan langsung dengan masyarakat kampung dengan maksud dan tujuan saya ingin masyarakat ini puas, harus mengerti, harus tau, berapa besar jumlah dana yang diperoleh, dari mana sumber dana, dan beberapa jumlah penerima manfaat ini, sebagai calon penerima BLT yang berasal dari kampung Suapodibo, terkait dengan itu bapak Bupati yang saya hormati, saya tidak bergegas untuk mencairkan dana kampung, sebelum masyarakat saya ini bisa menerima dan memahami prosedur hukum yang berlaku untuk itu kepada masyarakat, yang berdomisili di kampung Suapodibo, yang punya NIK, KTP dan KK, bahkan masyarakat saya yang sudah keluar, yang ada di kampung-kampung di wilayah kabupaten Biak Numfor, jangan kecil hati, kami bersedia melayani anda sudara, apabila anda punya identitas yang benar-benar ada di kampung Suapodibo, sehingga kedepannya dalam Minggu ini, terjadi proses pencarian Dana maka saya atas nama pemerintah Kampung, saya tidak mau Desa Suapodibo di indikasikan, jelek, kotor dalam pelayanan pembagian BLT yang berasal dari dana kampung, memang tadi terjadi perdebatan antara masyarakat dengan pemerintah Kampung, tetapi dalam posisi saya sebagai pengguna anggaran, saya tetap mengacu bahwa saya adalah pengguna anggaran dan saya tau tugas dan fungsi saya untuk bagaimana memberikan pelayanan yang memuaskan kepada seluruh masyarakat saya untuk itu saya himbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Suapodibo, jangan dengar orang siapapun kalau ada masalah, ada persoalan yang sulit mari tanya, saya sudah siap memberikan penjelasan kepada bapak Ibu apabila dibutuhkan, penjelasan secara rinci dapat disampaikan oleh Bendahara Kampung, Ibu Antonia Ronsumbre, yang nantinya akan memberikan penjelasan secara rinci penggunaan dana tahap pertama, penanganan Covid 19, sebagaimana disesuaikan dengan petunjuk pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat, untuk itu bapak Ibu saudara-saudara sekalian yang saya hormati secara khusus di kampung Suapodibo, dalam Minggu ini muda-mudahan tidak ada hambatan kita akan melakukan pencarian dan sekaligus kita akan belanjakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan sebanyak 255 kepala keluarga yang nantinya akan berhak menerima bantuan BLT dari dana desa, untuk itu sekali lagi saya mengharapkan kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah Kampung, selain itu kami membentuk tim relawan Covid 19 sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat, didalam tim relawan ini kami sudah membentuk dan bekerja sama dengan puskesmas Parai Distrik Biak kota, kemudian kami juga sudah menyiapkan APD untuk 17 orang yang nantinya jaga di posko Kampung Suapodibo, selain itu kami juga sudah menyiapkan anggaran untuk membeli alat deteksi dini, ada dua macam alat dengan harga masing-masing Rp.2.500.000,- dan Rp.500.000,- alat tersebut kami sudah pesan kemungkinan dalam Minggu ini kami sudah peroleh dan akan digunakan melalui kerjasama puskesmas Parai, untuk melakukan deteksi dini kepada masyarakat yang ada di kampung Suapodibo, tuturnya.


berita ini dikutip oleh : indometro.id