Ticker

6/recent/Ticker-posts

Diduga Bantuan Tidak Merata, Kelurahan Rantau Laban Meminta Maaf di Akun Facebooknya

sumber foto : akun facebook Kelurahan Rantau Laban

Tebing Tinggi, 
indometro.id
 - Kelurahan Rantau Laban Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi memohon maaf lewat akun facebooknya (18/05).

Sepertinya persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah karena wabah COVID-19 ini tidak akan berhenti dari sekedar menutup jualan kaki lima dan penerapan sosial distance serta wajibnya memakai masker.

Namun akan ada persoalan lagi yang harus diselesaikan,mulai dari tingkat pendapatan masyarakat yang terus menurun,hingga berita maraknya tingkat kriminalitas dengan alasan ekonomi yang mulai sangat sulit tadi.

Hal itu juga yang dialami dan dirasakan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

Berragam keluhan masyarakat di media sosial dan secara nyata tentang penyaluran bantuan COVID-19 dari berbagai pihak melalui Pemko Tebing Tinggi yang dinilai tidak adil oleh netizen,membuat Pemko dan jajaran kebawah harus lebih selektif kembali dalam proses penyaluran tersebut.

foto : akun facebook keluarahan rantau laban

Bisa jadi dampak ini juga dirasakan oleh kepala dan pegawai Kelurahan Rantau Laban yang diduga menerima banyak keluhan masyarakat dalam penyalurannya.

Hal inilah yang membuat kelurahan Rantau Laban Kecamatan Rambutan Tebing Tinggi,langsung mengklarifikasi dan memohon maaf jika dalam proses penyalurannya justru terdapat banyak kesalahan.

Namun tidak lupa,pihak pengelola akun membuka pintu laporan bagi warga yang memang harusnya terdaftar justru tidak terdaftar,kemudian memberi semangat kepada seluruh ASN yang terlibat di wilayahnya,baik dari pegawai hingga kepala lingkungan yang sudah turut langsung kelapangan mendata warga yang berhak menerima bantuan tersebut.

Berragam komentar dari netizen mulai berdatangan,mulai dari ada yang memberi semangat,hingga ada yang memberi kritik dan mengeluhkan kalau sebelumnya dia dapat dan sekarang tidak dapat lagi.(Aan Chan)