Ticker

6/recent/Ticker-posts

Begini Cara Tukang Ojek Panggilan Penuhi Kebutuhan Hidup

BRI
foto : ojek panggilan

Purworejo, indometro.id - 
Pepatah rajin menabung pangkal kaya rasa-rasanya sudah ada di dalam benak seluruh masyarakat Indonesia. Begitu pun dengan Abdul Khamid. Pria berumur 40 tahunan ini mengaku sudah terbiasa menabung sejak awal ia menikah.
Uniknya, ia memiliki beberapa jenis tabungan yang ia fungsikan untuk berbagai macam kebutuhan. Kepada detikcom, ia menunjukkan ketiga celengan uangnya dengan bangga. Sebab, di dalam toples plastik itu ada hasil dari kerja kerasnya bekerja dari pagi hingga petang sebagai ojek.
"Nabung di celengan udah dari sejak berumah tangga dari 2001. Dari awal nikah saya sudah mulai nabung. Ini celengan saya macem-macem, ada yang celengan plastik, terus dari wadah toples, sama yang Teman Simpedes," ungkap Abdul kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Dari tiga tabungan yang ia punya, dua di antaranya merupakan tabungan untuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan mendesak. Sedangkan Teman Simpedes yang merupakan tabungan kantung kain dari BANK BRI ia tujukan untuk kebutuhan jangka panjang.
"Celengan yang plastik ini buat kebutuhan-kebutuhan mendadak, yang toples buat beli beras, beli sayur kalau pas uang lagi habis, terus yang Teman Simpedes ini buat kebutuhan jangka panjang," ujarnya.
Menurutnya, menabung di tempat yang berbeda adalah caranya mengatur keuangan rumah tangga. Abdul sadar betul sebagai seorang suami dan bapak dari tiga orang anak, ia harus terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.
Meskipun ia sudah berusaha dan bekerja siang dan malam, terkadang nasib tak berpihak padanya. Seperti saat bertemu dengan detikcom, anak pertamanya sedang dalam kondisi sakit dan dirawat di rumah sakit.
Ia pun harus mengurangi jam kerjanya untuk merawat anaknya. Sebab, istrinya juga harus mengurus anak kedua dan si bungsu yang masih berusia 2 tahun.
"Ya kadang hidup kan ada cobaannya. Anak saya yang pertama sudah beberapa hari ini sakit, dirawat di rumah sakit. Jadi saya sama istri gantian jagain. Tapi ya untungnya itu, saya punya tabungan kan, jadi nggak khawatir soal pembayaran rumah sakit kalau ada kebutuhan mendadak seperti ini," ujarnya.
Ia mengaku banyak manfaat yang ia peroleh dari menabung. Dari hasil tabungannya sejak awal menikah, ia sudah bisa membangun rumah dengan jerih payahnya. Selain itu, modal motor untuk ojek pun ia beli dari uang tabungan yang ia kumpulkan.
"Nabung kalo uangnya udah kumpul buat beli apa aja kan bisa, misal buat beli tanah, beli motor. Ini rumah kadang pintu rusak atap rusak juga dibetulin pakai uang tabungan itu," ucapnya.
Hingga kini, Abdul Khamid masih konsisten menabung. Setiap hari ia bisa menyisihkan uang hasil kerjanya sekitar Rp50.000-Rp100.000 untuk ditabung di Teman Simpedes. Setelah uang itu terkumpul banyak, kemudian uang itu pun langsung ia setorkan ke Agen BRILink di dekat rumahnya.
"Senangnya nabung di Teman Simpedes ya karena lebih dekat karena bisa di setorkan ke Agen BRILink dekat rumah saya. Sama amannya seperti nabung di bank tapi lebih mudah karena nggak perlu jauh-jauh ke bank," terangnya.
Teman Simpedes merupakan salah satu bentuk tabungan yang paling membuatnya semangat bekerja. Bahkan hampir setiap hari ia menaruh tabungan berbentuk kain itu di jok motor agar ia lebih giat mencari uang.
"Sekarang lebih semangat nabung di Teman Simpedes soalnya kan punya cita-cita yang lebih gede itu buat naik haji. Setiap hari itu saya taruh di jok motor biar makin semangat kerjanya biar bisa dapat uang lebih dan bisa ditabung di Teman Simpedes," tandasnya.

berita ini dikutip dari : indometro.id

Artikel Terkait