SKTM Bodong, Nilai Pancasila Belum Terinternalisasi dengan Baik

SKTM Bodong, Nilai Pancasila Belum Terinternalisasi dengan Baik
Arwani Thomafi/Net
INDOMETRO.ID Temuan pemalsuan  Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) oleh calon peserta anak didik dinilai sangat memprihatinkan.


Fakta ini menegaskan bahwa nilai Pancasila tidak terinternalisasi dengan baik oleh orang tua maupun anak didik. 

"Sikap curang, manipulatif, serta membohongi diri sendiri sejatinya merupakan hal yang mendasar yang harus kita hindari dalam kehidupan kita sehari-hari yang notabene merupakan esensi dari nilai ajaran agama dan nilai Pancasila yang menjadi dasar bernegara kita," tutur Ketua Fraksi PPP MPR, Arwani Thomafi dalam keterangannya, Senin (9/7). 

Arwani mengatakan, pemerintah daerah dan pihak sekolah harus menjadikan praktik manipulatif ini untuk dijadikan koreksi total dalam memperlakukan calon anak didik. Proses verifikasi secara ketat harus dilakukan secara berlapis dengan memanfaatkan jejaring struktur pemerintahan mulai dari tingkat RT/RW, desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota.

Lebih dari itu, menurut dia, pengajaran bidang agama dan Pancasila semestinya tidak sekadar formalitas pemenuhan mata pelajaran. "Penguatan karakter anak didik harus senantiasa dilakukan secara berkesinambungan," tutupnya.(rmol)
Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama