Reduce bounce ratesindo RGM Gandeng Duta Baca Indonesia Gelar Workshop Menulis Daring - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

RGM Gandeng Duta Baca Indonesia Gelar Workshop Menulis Daring

50 orang murid MIN 11 Banda Aceh mengikuti workshop menulis dengan tema "Merajut Cinta dengan Lata" secara virtull dengan Duta Baca Indonesia.

Banda Aceh. Indometro. Id —
Yayasan Rangkang Gureeu Meurunoe (RGM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem literasi madrasah dan sekolah melalui perhelatan workshop menulis nasional bertajuk “Merajut Cinta dengan Kata."

Kolaborasi literasi bersama Duta Baca Indonesia berlangsung secara daring melalui platform zoom meeting pada Jumat (6/11/2026).

Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, H Khairul Azhar SAg MSi yang diwakili oleh Ketua Tim Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kanwil Kemenag Aceh, Chairul Amri SAg.

Ketua Tim GTK Kanwil Kemenag Aceh, Chairul Amri dalam sambutannya mengatakan, pihak Kanwil Kemenag Aceh mengapresiasi atas inisiatif mandiri komunitas dan organisasi profesi yang konsisten mendongkrak budaya baca-tulis di kalangan pendidik serta generasi muda madrasah.

Ia menyampaikan, workshop ini menghadirkan narasumber utama Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, Gol A Gong.

Dijelaskannya, forum virtual ini menjadi ruang belajar interaktif yang membedah teknik kepenulisan kreatif, mulai dari menggali ide orisinal dari keseharian hingga mengolahnya menjadi karya sastra bernas.

Chairul menuturkan, jalannya pelatihan dan sesi diskusi dipandu secara dinamis oleh Ketua Umum Pengurus Wilayah Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Aceh, Ismaidar MPd sebagai moderator.

Katanya, antusiasme peserta tampak luar biasa dari sebaran partisipan yang menjangkau 14 kabupaten/kota secara perorangan, serta keikutsertaan kolektif dari sembilan madrasah dan sekolah.

"MIN 11, MIN 5 dan MIN 1 Banda Aceh, MIN 8, MIN 19 Bireuen, MIN 4 Aceh Utara MIN 14 Aceh Timur, MTsN 2 Aceh Besar, SMP Negeri 3 Ingin Jaya ikut serta mengirimkan peserta didiknya mengikuti workshop ini," ujar Chairul.

Ditambahkannya, koordinator penggerak literasi madrasah atau sekolah bersama ratusan murid tampak antusias menyimak materi penyusunan karya sastra, khususnya puisi dan fiksi mini (flash fiction).

Sementara iti, Ketua panitia pelaksana sekaligus Founder Yayasan Rangkang Guree Meurunoe, Indra Mardiani MPd mengungkapkan, bahwa worshp ini dirancang untuk menumbuhkan keberanian murid dan guru dalam mengekspresikan gagasan secara merdeka dan menyenangkan.

Indra menyampaikan, tema 'Cinta' kami pilih agar para murid dan rekan-rekan guru dapat memotret ketulusan rasa, kehangatan keluarga, dinamika ruang kelas, serta nilai-nilai kebajikan hidup menjadi karya sastra yang menyentuh.

"Menulis bukan sekadar merangkai huruf, melainkan merawat kepekaan jiwa. Sukses sendiri itu biasa, sukses bersama melahirkan karya baru luar biasa," imbuh Indra.

Ia mengutarakan, melalui bimbingan langsung dari narasumber, para peserta diarahkan untuk menyusun karya dengan panduan penulisan terukur.

Indra menyebutkan, jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), menghasilkan karya puisi 2 sampai 3 bait atau fiksi mini berpadu puisi dengan panjang 200 sampai 300 kata.

Sedangkan, jenjang MTs/SMP, MA/sederajat dan kategori umum: menghasilkan fiksi mini padat konflik dengan panjang 300 sampai 500 kata.

Dikatakannya, keikutsertaan para pendidik dalam lokakarya ini menjadi bagian penting dari pengembangan keprofesian berkelanjutan, khususnya kecakapan literasi terapan.

"Guru tidak hanya didorong produktif melahirkan karya mandiri, tetapi juga dipersiapkan menjadi mentor sekaligus motor penggerak literasi yang mendampingi murid-murid di madrasah masing-masing," tandas Indra.

Ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dukungan luar biasa dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh beserta seluruh jajaran para Ibu Dharma Wanita dari segenap kabupaten/kota di seluruh Provinsi Aceh.

Kemudian dukungan moril dan peran aktif kalangan Ibu DWP Kanwil Kemenag Provinsi Aceh menjadi motor penggerak dan suntikan energi positif yang sangat besar bagi kelancaran serta semaraknya agenda literasi ini.

Indra menambahkan, kelancaran dan kesuksesan agenda daring berskala nasional ini juga ditopang oleh dedikasi jajaran panitia pelaksana yang bertugas di balik layar antara lain, Jurtawani SPdI, Mardiana MAg, Rakhmawati SAg, Rahmadiani SPd, Aida Junaidanu, SPd, Munandar MPd, Nelli Isnayanti SPdI, Anja SPd, dan Lastika Buraiis MPd.

"Seluruh naskah terpilih dari para peserta workshop nantinya akan dikurasi dan diterbitkan dalam buku antologi bersama Yayasan Rangkang Guree Meurunoe sebagai wujud jejak literasi yang berkelanjutan," pungkas Indra.(*)

Posting Komentar untuk "RGM Gandeng Duta Baca Indonesia Gelar Workshop Menulis Daring "

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan