Lubuk Linggau, Indometro.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau senin( 5/10/ 2026), melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di masyarakat, mengenai adanya korban meninggal dunia di dalam ambulance saat menuju Rumah Sakit (RS) AR Bunda, yang dikaitkan dengan pelaksanaan Car Free Night (CFN), Sabtu (3/10/2026).
Klarifikasi tersebut disampaikan Kadis Kominfotiksan, Ervan Affansyah didampingi Tim Percepatan Pembangunan Pemkot Lubuk Linggau, H Merismon, Plt Asisten Administrasi Umum, H Dian Chandera, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H Resta Irwan Putra, Kepala Dinas Perhubungan, H Hendra Gunawan dan Kabag Hukum, Ulil Amri.
Kepala Dinas Kominfotiksan Kota Lubuk Linggau, Ervan Affansyah dalam kesempatan tersebut mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran di lapangan serta melakukan konfirmasi kepada pihak RS AR Bunda terkait informasi yang beredar.
“Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan dan konfirmasi dengan pihak RS AR Bunda, tidak ditemukan data maupun bukti yang membenarkan informasi tersebut,” jelas Ervan.
Dengan demikian, informasi yang menyebutkan adanya korban meninggal dunia di dalam ambulans akibat terhambat kegiatan Car Free Night dinyatakan tidak benar atau hoaks.
Pemkot Lubuk Linggau mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menerima informasi, terlebih informasi yang berkaitan dengan keselamatan dan kondisi seseorang.
“Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuk Linggau, H. Resta Irawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan CFN memiliki sejumlah tujuan, di antaranya menggairahkan aktivitas para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM.
Selain itu, CFN diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan hiburan dan beristirahat tanpa terganggu aktivitas kendaraan bermotor di kawasan yang menjadi lokasi kegiatan.
“Pelaksanaan CFN bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas para pelaku UMKM. Namun, pelaksanaannya tetap akan dievaluasi agar ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat,” jelasnya.
(iwan )



Posting Komentar untuk "Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Kegiatan CFN"