Reduce bounce ratesindo CARILAH JALAN PULANG - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

CARILAH JALAN PULANG

Oleh: Zulkifli Kepala SMAN 1 Lhoksukon

Sebaik-baik perjalanan bukanlah perjalanan yang membuat kita semakin jauh dari Allah, tetapi perjalanan yang pada akhirnya membawa kita kembali kepada-Nya.

Aceh. Indometro. Id - Ada masa ketika seorang anak tumbuh begitu dekat dengan agama. Ia diajarkan mengenal Allah, belajar membaca Al-Qur’an, mengetahui mana yang wajib dan mana yang dilarang, diajarkan salat, berdoa, menghormati orang tua, serta memahami bahwa hidup bukan sekadar mengejar dunia.

Namun ketika beranjak dewasa, tidak semua yang dipelajari itu selalu diamalkan. Kesibukan, pergaulan, pekerjaan, ambisi, kesenangan, bahkan godaan kehidupan terkadang membuat seseorang perlahan menjauh. Salat mulai ditinggalkan. Al-Qur’an jarang disentuh. Doa semakin jauh. Kewajiban kepada Allah mulai dianggap sebagai sesuatu yang bisa ditunda.

Di situlah pentingnya ilmu agama yang ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Seorang anak mungkin suatu hari akan lalai. Ia mungkin pernah tersesat oleh pergaulan, mengejar dunia, atau terlena oleh kenikmatan hidup. Tetapi ilmu agama yang pernah dipelajarinya dapat menjadi cahaya yang mengingatkan ketika hatinya mulai sadar.

Ia pernah tahu bahwa salat adalah kewajiban. Ia pernah tahu bahwa hidup ini ada pertanggungjawabannya. Ia pernah mengenal siapa Tuhannya. Ia pernah diajarkan bahwa manusia diciptakan bukan tanpa tujuan. Pengetahuan itulah yang suatu hari dapat mengetuk kembali pintu hatinya.

Karena itu, pendidikan agama kepada anak jangan dipandang hanya sebagai pelajaran tambahan. Jangan hanya mengejar kemampuan anak menghafal ayat, doa, atau teori keagamaan. Yang jauh lebih penting adalah menanamkan kesadaran tentang hubungan seorang manusia dengan Allah sebagai Sang Pencipta.

Anak harus dibekali pemahaman bahwa manusia boleh memiliki cita-cita setinggi langit, mengejar pendidikan, membangun karier, memiliki harta dan kedudukan, tetapi jangan sampai kehilangan arah pulang.

Sebab kehidupan dunia memiliki banyak jalan untuk membuat manusia lupa. Ada jalan kesenangan. Ada jalan kesibukan. Ada jalan kesombongan. Ada jalan pergaulan yang salah. Ada jalan mengejar harta dan kedudukan. Dan terkadang seseorang baru sadar setelah berjalan terlalu jauh.

Tetapi selama masih diberi kesempatan hidup, jalan pulang itu selalu harus dicari. Jangan merasa terlalu jauh untuk kembali kepada Allah. Jangan merasa dosa masa lalu membuat kita tidak layak untuk taat. Jangan menunggu menjadi baik sempurna untuk mulai beribadah.

Mulailah dari apa yang bisa dilakukan hari ini. Kembali salat. Kembali membaca Al-Qur’an. Kembali berdoa. Kembali menghormati orang tua. Kembali meninggalkan apa yang dilarang Allah. Kembali memperbaiki diri, sedikit demi sedikit.

Inilah salah satu alasan mengapa pendidikan agama harus dimulai sejak anak masih kecil. Kita tidak pernah tahu seperti apa perjalanan hidup mereka ketika dewasa.

Mungkin suatu hari mereka akan kuat memegang agama. Mungkin pula mereka akan mengalami masa lalai. Tetapi ketika hati mereka tersadar, ilmu yang pernah ditanamkan sejak kecil dapat menjadi penunjuk jalan untuk kembali.

Maka jangan hanya wariskan harta kepada anak. Wariskan pula ilmu agama. Ajarkan mereka mengenal Allah sebelum dunia mengajarkan mereka mengejar segala sesuatu selain Allah. Ajarkan mereka salat sebelum kesibukan membuat mereka lupa waktu.

Ajarkan juga mereka Al-Qur’an sebelum dunia memenuhi pikiran mereka dengan berbagai suara. Ajarkan mereka tentang halal dan haram sebelum mereka harus mengambil keputusan sendiri.

Sebab kita tidak sedang mempersiapkan anak hanya untuk menjadi orang sukses di dunia. Kita sedang mempersiapkan seorang hamba agar tahu kepada siapa ia harus kembali.

Pada akhirnya, setiap manusia akan menempuh perjalanan pulang. Kita tidak tahu kapan waktunya. Yang dapat kita lakukan adalah memastikan bahwa ketika kesadaran itu datang, kita masih mengenal jalannya.

Jika hari ini engkau merasa jauh dari Allah, jangan berhenti. Carilah jalan pulang.

Karena sejauh apa pun seseorang tersesat, selama masih ada kesadaran untuk kembali kepada-Nya, jangan pernah berhenti mengetuk pintu ampunan dan rahmat Allah.

Dan ketika sampai di penghujung perjalanan, kepada siapa ia akan kembali?

Carilah jalan pulang sebelum perjalanan berakhir.

Pulanglah. Allah adalah tujuan akhir seorang setiap hamba.

Posting Komentar untuk "CARILAH JALAN PULANG"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan