SUBANG,INDOMETRO.ID - Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, menuai kritik tajam dari masyarakat. Sejumlah orang tua balita mengeluhkan kualitas serta kuantitas makanan yang diberikan, yang dinilai jauh dari standar gizi yang diharapkan.
Salah satu orang tua balita yang enggan menyebutkan namanya menyoroti menu makanan yang dibagikan hari ini. Porsi dan variasi lauknya dinilai sangat minim untuk kategori makanan yang mengusung tema 'bergizi gratis'.
Dalam satu porsi makanan, balita hanya mendapatkan:
-Satu potong tahu.
-Tumis kacang yang hanya berisi sedikit potongan kacang panjang dan wortel.
-Daging cincang yang jumlahnya sangat terbatas, yakni hanya empat potong berukuran kecil.
Satu buah jeruk yang kondisinya sudah lusuh atau tidak segar.
Kondisi ini memicu kekhawatiran orang tua terkait efektivitas program dalam menekan angka stunting dan memenuhi kebutuhan nutrisi tumbuh kembang anak-anak di Desa Gunungsari. Warga menilai menu yang disajikan tidak sebanding dengan komitmen besar program pemenuhan gizi yang dicanangkan pemerintah.
Merespons permasalahan ini, warga berharap pihak terkait—mulai dari Pemerintah Desa Gunungsari, Pemerintah Kecamatan Pagaden, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Subang—segera turun tangan dan mengevaluasi total jalannya program ini. Pengawasan ketat terhadap penyedia menu (pihak ketiga) dan transparansi anggaran sangat dinantikan agar hak anak-anak mendapatkan makanan layak dan bergizi dapat terpenuhi.
Udin



Posting Komentar untuk "Program Makanan Bergizi Gratis Balita di Desa Gunungsari Subang Menuai Kritik Warga, Porsi dan Kualitas Menu Dipertanyakan"