Reduce bounce ratesindo Ruang Belajar Lintas Generasi, SGL PGSD UNNES Resmikan Pojok Literasi di Podorejo - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Ruang Belajar Lintas Generasi, SGL PGSD UNNES Resmikan Pojok Literasi di Podorejo

 

INDOMETRO.ID, SEMARANG – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SGL PGSD Universitas Negeri Semarang (UNNES) meresmikan empat Pojok Literasi di Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (29/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari puncak pelaksanaan program Ngeremboko Aksoro yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Empat Pojok Literasi yang dikembangkan melalui program tersebut meliputi Tunas Ngeremboko untuk anak-anak, Karya Ngeremboko untuk remaja, Cakra Ngeremboko untuk masyarakat usia produktif, dan Karsa Ngeremboko untuk lansia. Keempatnya dirancang untuk menghadirkan ruang belajar dan pengembangan keterampilan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing kelompok usia.

Ketua Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES menjelaskan, Ngeremboko Aksoro mengusung konsep Kelurahan Cerdas dengan menjadikan literasi sebagai pintu masuk untuk mengembangkan berbagai kemampuan masyarakat.

“Harapannya dari hasil karya ini dapat bermanfaat dan nantinya dapat meningkatkan life skill, edupreneur skill, ketahanan keluarga, dan juga meningkatkan peluang pendapatan masyarakat di Kelurahan Podorejo,” jelasnya.

Selama pelaksanaan program, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES telah melaksanakan sekitar 80 pertemuan di dua titik sasaran, yakni kawasan RW 9, 11, dan 12 serta kawasan RW 6, 7, dan 10 Kelurahan Podorejo.

Peresmian empat Pojok Literasi menjadi salah satu bentuk keberlanjutan ruang belajar yang telah dibangun selama proses pendampingan. Keberadaan ruang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas membaca, tetapi juga menjadi wadah masyarakat untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan.

Rangkaian kegiatan puncak Ngeremboko Aksoro turut diisi jalan sehat, wisuda peserta empat Pojok Literasi, penampilan tari anak hasil pendampingan, pengukuhan kader literasi, serta pameran hasil karya masyarakat.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNNES, Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan program PPK Ormawa SGL PGSD UNNES yang dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat bangga dengan kegiatan yang diselenggarakan PPK Ormawa UNNES yang telah mengusung literasi dan ikut memajukan berbagai program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Fakultas memberikan support, termasuk dukungan pembiayaan dan pembimbingan dari para dosen,” ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan literasi yang menyasar masyarakat usia produktif juga dapat diarahkan pada penguatan UMKM sehingga memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi masyarakat.

“Pada sasaran usia produktif, mereka dibina untuk pengembangan UMKM. Saya kira ini akan berkontribusi pada pengembangan ekonomi masyarakat di waktu yang akan datang,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kelurahan Podorejo, Totok Indarto, S.T., mengapresiasi program yang dinilai mampu menggabungkan literasi dengan keterampilan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia menilai program bagi masyarakat usia produktif dapat terus dikembangkan dengan menyesuaikan potensi lokal, khususnya melalui penguatan UMKM.

“Untuk UMKM, ke depan juga perlu terus didorong, terutama dari sisi pemasaran, packaging, rasa, dan kualitas produk agar semakin berkembang,” ujarnya.

Ia juga menilai keberadaan program literasi bagi anak menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital.

“Harapannya ini bisa berkembang terus, lebih baik lagi, lebih maju. Ilmu-ilmu yang diberikan adik-adik dapat diadopsi dan diterapkan dalam kehidupan nyata,” tuturnya.

Program Ngeremboko Aksoro mendapat dukungan dari UNNES, FIPP UNNES, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Kelurahan Podorejo, sejumlah perangkat daerah, serta berbagai unsur masyarakat.

Dukungan turut datang dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. RT, RW, FKK Podorejo, Posyandu, Karang Taruna, dan berbagai kelembagaan masyarakat juga turut terlibat dalam pelaksanaan program.

Dengan diresmikannya empat Pojok Literasi, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES berharap ruang-ruang literasi tersebut dapat terus dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi. Keberadaan kader literasi yang telah dikukuhkan juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kegiatan sehingga semangat Ngeremboko Aksoro tetap tumbuh di Kelurahan Podorejo.

Posting Komentar untuk "Ruang Belajar Lintas Generasi, SGL PGSD UNNES Resmikan Pojok Literasi di Podorejo"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?