![]() |
| Caption: Suasana Pertemuan Antara DPC FSBSI dan Pengawas Disnaker Provinsi Kaltim |
PASER, indometro.id – Perjuangan para buruh terkait dugaan pemotongan upah basic, Berat janjang rata-rata, premi (BJR) dan upah borondolan oleh manajemen PT Bumi Mulia Makmur Lestari (BMML) belum ada kejelasan dan kasus tersebut terus berlanjut. Selasa (18/08/26)
Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPC FSBSI) Kabupaten Paser mendampingi sejumlah pekerja kembali mendatangi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser untuk mempertanyakan kejelasan penanganan kasus tersebut.
Ketua DPC FSBSI Indra Pirez Da Silva mengungkapkan, terkait dengan permohonan pertama yang sudah kami sampaikan minggu adalah permohonan sosialisasi. Dan hari ini, sesuai dengan permohonan yang dari DPC FSBSI terkait dengan permohonan sidak secara resmi.
Kedatangan pengurus serikat dan perwakilan buruh ini juga beragenda pada pengambilan keterangan resmi oleh petugas dinas ketenagakerjaan dari sejumlah anggota buruh yang terdampak langsung oleh kebijakan pemotongan upah premi tersebut. Ujar Indra
Klarifikasi dan Pengambilan Keterangan oleh Petugas Disnakertrans Propinsi serta mengumpulkan kesaksian serta bukti pemotongan dari para buruh untuk melengkapi berkas riwayat sengketa hubungan industrial.
Ketua DPC FSBSI Kabupaten Paser Indra Pirez Da Silva menegaskan, komitmennya untuk mengawal proses hukum dan mediasi hingga hak-hak buruh dikembalikan secara utuh.
Indra menegaskan, mendesak manajemen PT BMML memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar pemotongan upah premi, yang dinilai merugikan finansial pekerja.
Kata Indra Jika proses di tingkat dinas tidak membuahkan hasil atau pemenuhan hak tidak diselesaikan, pihak serikat siap membawa permasalahan ini ke jenjang hukum yang lebih tinggi.
Dia mengungkapkan, bahwa pemotongan hak atas premi buruh merupakan bentuk pelanggaran ketenagakerjaan. Kasus ini akan terus dikawal secara intensif sampai ada kepastian pengembalian hak-hak pekerja oleh manajemen PT BMML.
(fbn/red***)




Posting Komentar untuk "Kasus Berlanjut, Buruh PT BMML Masih Perjuangkan Nasib Terkait Dugaan Pemotongan Upah dan Premi"