Indometro.id Paser - Kepala Desa Pondong Baru (Ponbar) Ramadhan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan yang di inisasiasi PT. kideko Jaya Agung dan ditujukan bagi kelompok masyarakat dan pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk laut desa Pondong Baru Kec.Kuaro Kab. Paser
![]() |
| Caption : Kepala Desa Pondong Baru Ramadhan |
Dalam sambutannya, Kades Ponbar menekankan bahwa potensi perikanan di Ponbar sangat melimpah, namun selama ini masih didominasi oleh penjualan bahan mentah. Ungkap Kades Ponbar Ramadhan Rabu (15/04/26)
Ia menyampaikan Partisipasi Masyarakat Kegiatan inovasi ini melibatkan 25 peserta, yang terdiri dari kelompok nelayan (5 orang), UMKM (5 orang), Bumdes (5 orang), dan PKK (5 orang). Peserta merupakan campuran antara laki-laki dan perempuan. Ujar Ramadhan
"Pelatihan ini memfokuskan pada transformasi hasil tangkapan nelayan menjadi produk olahan siap konsumsi yang memiliki daya simpan lebih lama dan harga jual lebih tinggi" Beber Kades Ponbar Ramadhan
Dengan adanya pelatihan pengolahan ikan bisa mendorong Kemandirian Ekonomi terutama ibu-ibu rumah tangga dan pemuda untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui sektor industri kreatif berbasis perikanan.
"Kami tidak ingin warga hanya menjadi penonton di tengah kekayaan laut sendiri. Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap muncul brand-brand lokal asli Pondong Baru yang bisa menembus pasar kabupaten bahkan provinsi," ujar Kades Ponbar Ramadhan
Selain Perikanan lanjut Ramadhan Desa Ponbar juga mempunyai prodak Madu Kelulut Desa Pondong sedang mengembangkan budidaya madu kelulut melalui bantuan dari Dinas Kehutanan. Program ini dikelola oleh kelompok perempuan dan telah berjalan sekitar 5-6 bulan (sejak Juli/Agustus 2025).
Sementara Hasil Produksi Madu kata Ramadhan Dari 10 tempat budidaya, sekali panen menghasilkan sekitar 2,5 liter madu. Masa panen tergolong cepat, yakni sekitar 2 minggu sekali.
Madu kelulut hasil budidaya tersebut, telah dijual seharga Rp50.000 per 100 mg. Inovasi ini dianggap sangat menjanjikan untuk menambah penghasilan keluarga di daerah pesisir. Tutur Kades Ponbar Ramadhan
Perlu diketahui Potensi Sumber Daya Alam yang ada di Desa Ponbar meliputi sektor nelayan, petambak, dan petani kebun (sawit). Sementara Komoditas Unggulan Sektor yang paling menonjol adalah tambak ikan bandeng.
Sementara itu Tambahnya Skala Produksi dan Ekspor Hasil panen tambak bandeng berkisar antara 2 hingga 10 ton per petani dengan masa pemeliharaan 5-6 bulan. Produk ini telah diekspor ke berbagai daerah seperti Balikpapan, Samarinda, bahkan hingga Sulawesi dan Surabaya.
Ia Berharap dapat menjalin Kemitraan dengan pihak swasta dalam hal kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan sekitar, terutama Kideco, karena Desa Pondong baru berada di jalur lintas operasional mereka. Tutup Kades Pondong Baru (Ponbar) Ramadhan
(fbn/red***)



Posting Komentar untuk "Kades Ponbar Apresiasi Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan"