Reduce bounce ratesindo Reses Ketua Komisi C DPRD Manggarai Klementinus Malis, Warga Desa Ruang dan Golo Ropong Tuntut Infrastruktur Dasar, Air Bersih hingga Benang Penenun - Indometro Media

Reses Ketua Komisi C DPRD Manggarai Klementinus Malis, Warga Desa Ruang dan Golo Ropong Tuntut Infrastruktur Dasar, Air Bersih hingga Benang Penenun

 










Ruteng, NTT, Indometro.id --- Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Manggarai, Klementinus Malis, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Dinas 2026 di Desa Ruang, Kecamatan Satarmese Utara dan Kampung Lempa, Desa Golo Ropong, Kecamatan Satarmese Barat kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Reses tersebut dilaksanakan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 serta pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.

Kehadiran Ketua Komisi C DPRD Manggarai dari Fraksi Partai Demokrat ini disambut antusias masyarakat. Warga memanfaatkan momentum reses ini untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan secara langsung.

Dalam sambutannya di Kantor Desa Ruang dan Kampung Lempa, Klementinus Malis meminta masyarakat berani berbicara dan menyampaikan persoalan secara objektif dan konstruktif.

“Ini momentum yang baik bagi bapak-ibu semua agar kami sebagai representasi rakyat mengetahui secara langsung persoalan di lapangan, baik terkait pembangunan kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, air minum, irigasi, jembatan maupun pelayanan publik,” ujarnya.

Aspirasi Warga Desa Ruang: Jalan dan Air Minum Jadi Prioritas

Dalam sesi dialog, warga Desa Ruang menyampaikan tiga poin penting:

1. Desa Ruang Kosong Anggaran APBD 2026

Tokoh masyarakat Yohanes Halimajon mengkritisi pemerintah daerah dan DPRD kabupaten Manggarai karena pada tahun anggaran 2026 Desa Ruang tidak mendapatkan alokasi APBD II Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat kebutuhan mendesak akan pembangunan infrastruktur jalan dan penyediaan air minum bersih.

“Kami berharap jika tahun 2026 kosong, maka tahun 2027 harus ada anggaran untuk desa kami,” tegasnya.









2. Usulan Pembangunan Jalan ke Kampung Nampe

Tokoh masyarakat lainnya, Kanisius Mon mengusulkan pembangunan jalan dari pertigaan Jalan Negara Ruteng–Labuan Bajo menuju Kampung Nampe, Desa Ruang. Jalan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

3. Pembangunan Air Minum dari Mata Air Wae Wiko

Sementara Kosmas Peda mengusulkan pembangunan sarana air minum dari mata air Wae Wiko dengan menggunakan pompa tenaga surya (solar water pump).

Ia menjelaskan bahwa debit air yang digunakan saat ini sangat kecil dan tidak mencukupi kebutuhan seluruh warga Desa Ruang.

Aspirasi Warga Kampung Lempa Desa Golo Ropong

Keluhan dan usulan juga datang dari warga Kampung Lempa, Desa Golo Ropong, Kecamatan Satarmese Barat.

1. Permintaan Penambahan Tiang Listrik ke PLN

Tokoh masyarakat Herman Selamat meminta pihak PLN segera menindaklanjuti proposal pengadaan tiang listrik yang telah diajukan beberapa bulan lalu.

Saat ini, sebagian kabel listrik masih mengandalkan tiang bambu, yang dinilai berbahaya terutama saat cuaca buruk dan angin kencang.

2. Usulan Pembukaan Jalan Baru Lempa–Ganggu

Sedangkan Damianus mengusulkan pembukaan jalan baru dari Kampung Lempa menuju Kampung Ganggu di Desa Persiapan Lereng, Satarmese Barat.

Jalan tersebut dinilai sangat vital untuk perluasan permukiman dan peningkatan aksesibilitas antar kampung. Menurutnya, jalan itu sudah lama digunakan sebagai jalur pejalan kaki dan memiliki nilai strategis bagi pengembangan desa di masa depan.









3. Dukungan Benang untuk Penenun

Tokoh perempuan Regina Saina, mewakili kaum ibu, menyampaikan aspirasi terkait dukungan usaha tenun. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar perempuan di kampung tersebut berprofesi sebagai penenun.

Mereka berharap pemerintah dapat membantu pengadaan benang guna mendukung keberlanjutan usaha tenun sebagai sumber ekonomi keluarga.

Komitmen DPRD Manggarai

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Klementinus Malis menyatakan seluruh usulan dan keluhan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan LKPJ 2025 serta KUA-PPAS 2027 di DPRD Kabupaten Manggarai.

Reses ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil di tingkat desa, khususnya di wilayah Satarmese Utara dan Satarmese Barat.

Dengan dialog terbuka dan partisipatif, diharapkan perencanaan anggaran tahun 2027 dapat lebih merata dan berkeadilan bagi seluruh desa di Kabupaten Manggarai.       (****)

Posting Komentar untuk "Reses Ketua Komisi C DPRD Manggarai Klementinus Malis, Warga Desa Ruang dan Golo Ropong Tuntut Infrastruktur Dasar, Air Bersih hingga Benang Penenun"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?