Padangsidimpuan// Indometro.id
Masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan sangat keberatan bahkan menjadi ancaman serius bagi masyarakat sekitar terkait keberadaan lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis
( DMBG) akibat masalah buangan limbah yang diduga menimbulkan masalah baru akibat para pengelola dalam mendirikan Dapur Makan Gratis dinilai saat pembangunan nya secara teknis tidak memikirkan dampak bagi masyarakat terkait buangan limbahnya dinilai tidak beraturan dengan merugikaan masyarakat sekitar sehingga bisa berpotensi menimbulkan penyakit.
Minggu (15/2/2026)
Pada beberapa hari sebelumnya atas permasalahan ini masyarakat sudah melaporkan kepada pihak pengelola kantor MBG di Jalan Pembangunan eks Komplek DPR kota Padangsidimpuan ,tetapi hanya mengiyakan saya terbukti sampai saat ini belum ada perbaikan padahal pada sebelumnya pemberitaan di beberapa media online sudah pernah tayang
Tidak sampai disitu sebagai masyarakat sekitar awak media pun sudah mengeluhkan permasalahan ini ke Walikota Padangsidimpuan H. letnan Dalimunthe, SKM,. Mkes dengan mengharapkan tindakan tegas tapi sangat dikejutkan bukan menanggapi ataupun mencoba mencek lapangan baik dari instansi atau bawahan malah yang sangat mengejutkan bukan tanggapan melainkan suatu tindakan yang tidak profesional Sebagai pemimpin No 1 dikota Padangsidpuan yang dinilai menyudutkan terkait jawaban melalui pesan Singkat Tiktok dengan harapan solusi malah tidak sesuai dengan konteks terkait masalah yang dikeluhkan.
Bersamaan dengan itu awak media mencoba berkordinasi salah satu instansi Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsdimpuan ia mengatakan "saya pun heran bg, kita tidak tahu terkait hal itu kita tidak dilibatkan terkait Limbahnya, dimana pun tempat - tempat dapur nya di wilayah Kota Padangsidimpuan kita tidak ada dikordinasikan atau diberitahukan, giliran ada masalah kita sebagai dinas terkait jadi terbawa bawa. " Ucapnya.
Mulai dari dimana titik nya sampai berdiri hingga beroperasi kita tidak ada dilibatkan sebagai dinas terkait.
Salah seorang tokoh Masyarakat sekitar lingkungan Dapur MBG angkat bicara dan mengeluhkan atas kejadian ini, sudah berapa kali dilaporkan pihak nya hanya mengatakannya mau diperbaiki, seperti diketahui untuk limbah buangan yang langsung ke paret mesjid, mulai dari titik awal buangan air dari dapur ke paret aliran airnya pun tidak lancar dengan potensi paret kecil sebelumnya dibuat lebih kecil dan sempit sehingga menggenangi paret dan tersumbat sehingga menimbulkan aroma tak sedap setelah kedatangan Dapur MBG ini. bahkan disaat pertama minggu yang lewat sempat belatung berkeliaran diarea paret akibat lalainya pengawasan dan perencanan yang minim sehingga membuat pengelola berbuat seenaknya .
Kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Sumatera Utara Boby afif Nasution, kita tidak keberatan atas adanya program pusat makanan bergizi gratis tapi sangat disayangkan alangkah lebih bagus pihak pihak pengelola MBG ini perlu juga di audit secara internal karena diduga banyak kejanggalan kejanggalan yang merugikan masyarakat, bila perlu kalau hanya menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat dan menimbulkan efek baru yang berpotensi menimbulkan potensi lain seperti penyakit bila perlu ditutup saja.
Hingga berita ini diturunkan belum ada klrafikasi resmi dari pihak pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (DMBG) yang berlokasi di kelurahan ujung padang , Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan.


Posting Komentar untuk "Makan Bergizi Gratis Membawa Dampak Buruk Bagi Lingkungan Sekitar "